Media Honduras, Once Noticias, melaporkan kabar yang cukup mengejutkan. John Herdman, pelatih asal Inggris yang sempat diincar negara mereka, dikabarkan telah memilih jalan lain. Ia disebut-sebut akan menandatangani kontrak untuk melatih Timnas Indonesia hingga tahun 2030.
Yang bikin heboh, nilai kontraknya. PSSI dikabarkan menawarkan gaji fantastis kepada Herdman, mencapai ribuan dolar AS per bulannya. Tawaran inilah yang konon jadi penentu.
“Pelatih asal Inggris, John Herdman salah satu nama yang paling membangkitkan antusiasme publik Honduras akhirnya mengambil keputusan tegas soal masa depannya: Honduras tidak masuk dalam rencananya. Kabar ini bak siraman air dingin bagi Tegucigalpa,” tulis Once Noticias, Rabu (24/12/2025).
Media itu jelas terasa kecewa. Mereka menggambarkan Herdman sebagai nama yang dinanti-nantikan publik Honduras untuk membangkitkan performa timnas mereka. Tapi, harapan itu pupus.
“Menurut laporan internasional, Herdman telah mencapai kesepakatan untuk menjadi pelatih baru Timnas Indonesia untuk periode 2026–2030. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena ia memilih Asia Tenggara ketimbang tantangan membangkitkan performa Honduras,” sambung laporan tersebut.
Memang, reputasi Herdman tak main-main. Di usianya yang ke-50, ia punya prestasi nyata: membawa Timnas Kanada melenggang ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Rekam jejak itulah yang membuatnya jadi rebutan.
Namun begitu, tawaran dari Federasi Sepak Bola Honduras (FFH) rupanya tak cukup menggoda. Prosesnya dianggap berlarut-larut. Berbeda dengan pendekatan PSSI yang digambarkan lebih cepat dan langsung pada intinya.
“Di Indonesia, proses berjalan cepat. Hanya dengan dua kali pertemuan bersama presiden federasi, Herdman berhasil diyakinkan melalui kontrak bernilai ribuan dolar per bulan angka yang dinilai sulit dijangkau atau setidaknya tidak berani diajukan FFH sejak awal,” jelas Once Noticias lagi.
Jadi, selain proyek yang jelas, faktor finansial ini menjadi penarik kuat. Herdman dipastikan akan menggantikan posisi Patrick Kluivert. Kabarnya, pengumuman resmi dari PSSI tinggal menunggu waktu saja.
Bagi Honduras, ini adalah kekecewaan. Tapi bagi Indonesia, ini adalah angin segar sebuah langkah berani dengan harga yang tak murah untuk masa depan timnas.
Artikel Terkait
RUPSLB Sahkan Han Chang Sik Jadi Presdir Baru Bank Woori Saudara
BPJPH dan USDA Perkuat Kerja Sama Sertifikasi Halal untuk Perdagangan Pertanian
Timnas Futsal Indonesia Pimpin 4-3 Atas Iran di Babak Kedua Final Piala Asia
Timnas Futsal Indonesia Tertinggal Dini dari Iran di Final Piala Asia