JAKARTA – Komitmen MNC University untuk mahasiswanya bukan sekadar wacana. Buktinya, kampus ini kembali terlibat dalam sebuah kegiatan kolaboratif di Jakarta yang sarat dengan nilai edukasi dan kepemimpinan. Intinya, mereka ingin ciptakan ruang belajar yang jauh dari sekadar teori di kelas.
Menurut sejumlah saksi, acara itu benar-benar hidup. Peserta dari berbagai latar belakang berkumpul, berinteraksi, dan saling bertukar pikiran. Bukan cuma dapat wawasan, mereka juga langsung praktik membangun jaringan dan kerja sama dengan institusi lain. Pengalaman langsung seperti ini yang sering kali paling berkesan.
Di sisi lain, peran MNC University dalam kegiatan ini cukup sentral. Mereka bukan cuma hadir sebagai peserta, tapi benar-benar mendukung penuh. Dukungan itu datang dari keikutsertaan sivitas akademika, partisipasi aktif mahasiswa, hingga penyediaan fasilitas. Hal ini mempertegas posisi mereka sebagai perguruan tinggi yang serius jadi mitra strategis untuk cetak SDM yang adaptif.
Memang, tujuannya jelas: mendorong mahasiswa agar lebih kritis dan solutif. Dunia di luar sana penuh tantangan sosial dan perubahan yang cepat. Kegiatan semacam ini dirancang agar mereka tak hanya jadi penonton, tapi juga pelaku yang punya integritas dan jiwa kepemimpinan.
Namun begitu, fokus MNC University tak melulu pada akademik semata. Mereka konsisten berupaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, yang nyambung dengan realita masyarakat dan dunia kerja. Sinergi dengan berbagai pihak adalah kuncinya.
Harapannya, kolaborasi seperti ini bisa berjalan terus. Sebab, inilah salah satu cara untuk mencetak lulusan yang tak cuma unggul secara intelektual, tapi juga berkarakter dan siap berkontribusi untuk Indonesia ke depan.
Bagi yang ingin tahu lebih dalam seputar program atau kegiatan di MNC University, bisa langsung menghubungi kampus tersebut.
Artikel Terkait
Prabowo dan Albanese Perkuat Kemitraan Pendidikan dan Ekonomi di Jakarta
DJP dan Bareskrim Perbarui Kerja Sama, Bekukan Aset Rp2,65 Triliun dari Pelanggar Pajak
Gempa Megathrust M 6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
KPK Sita Rp40,5 Miliar dan 5,3 Kg Emas dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai