Soal pasukan, beberapa negara sudah angkat tangan. Turki, Indonesia, dan Pakistan disebut-sebut termasuk yang menyatakan minat untuk mengirimkan personelnya. Masih ada lagi negara lain yang kemungkinan ikut, meski namanya belum disebut secara terbuka.
Nah, Dewan Perdamaian ini rencananya beranggotakan sekitar sepuluh pemimpin dari negara Arab dan Barat. Mereka diharapkan bisa memimpin struktur pemerintahan di Gaza. Tapi, bagaimana detailnya di lapangan? Itu masih jadi pertanyaan banyak pihak.
Di bawah dewan utama, akan ada lagi dewan eksekutif internasional. Beberapa nama yang beredar bakal duduk di sana: mantan PM Inggris Tony Blair, lalu utusan khusus Trump, Jared Kushner dan Steve Witkoff. Mereka akan bekerja bersama pejabat senior dari negara-negara yang ada di Dewan Perdamaian.
Semua rencana ini tentu masih di atas kertas. Implementasinya di lapangan, dengan situasi Gaza yang rumit, pasti punya tantangan beratnya sendiri. Tapi Trump tampaknya cukup yakin dengan dukungan yang mengalir.
Artikel Terkait
Menko Airlangga Waspadai Gelombang Inflasi Awal 2026, Ini Langkah Antisipasi Pemerintah
MG S5 EV Resmi Diperkenalkan, Spesifikasi Lengkap Tunggu IIMS 2026
Stok Pangan Jelang Ramadan Dipastikan Aman, Pemerintah Genjot Intervensi Harga
Shinta Kamdani Soroti Jalan Pintas UMKM Naik Kelas: Masuk Rantai Pasok Korporasi