Pelabuhan Lembar Resmi Dikelola Swasta untuk Tiga Dekade ke Depan

- Jumat, 05 Desember 2025 | 11:45 WIB
Pelabuhan Lembar Resmi Dikelola Swasta untuk Tiga Dekade ke Depan

Pelabuhan Lembar di Lombok Barat, salah satu pintu utama Nusa Tenggara Barat, kini memasuki babak baru. Kementerian Perhubungan, lewat Ditjen Perhubungan Laut, baru saja meresmikan pemberian konsesi pengelolaan kepada PT Pelabuhan Lembar Sejahtera. Konsesi ini berlaku untuk jangka waktu yang cukup panjang, yakni tiga puluh tahun ke depan.

Perjanjiannya sendiri sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Intinya, perusahaan itu mendapat hak untuk mengusahakan jasa kepelabuhanan di terminalnya. Tentu ada kewajiban yang mengikuti, salah satunya membayar fee konsesi sebesar 7,5 persen dari total pendapatan kotor.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, langkah ini bukan sekadar urusan administrasi. Dia menekankan betapa pentingnya investasi untuk pelayanan jasa kepelabuhanan di lokasi strategis tersebut.

"Dengan investasi yang tepat, kita dapat meningkatkan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan, yang tentunya akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan perekonomian lokal setempat,"

ujar Masyhud dalam pernyataan resminya pada Jumat (5/12/2025).

Dia melihat ini sebagai langkah konkret. Di satu sisi, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi NTB. Di sisi lain, memberikan kepastian hukum bagi PT Pelabuhan Lembar Sejahtera selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP) untuk beroperasi.

"Melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta, kita dapat menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya, inovasi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan,"

tambahnya.

Masyhud juga berharap komunikasi antar semua pemangku kepentingan tetap terjaga. Terutama menyangkut kewajiban BUP, mulai dari urusan perizinan operasi, penerapan tarif, sampai laporan rutin operasional pelabuhan.

Nah, yang menarik, terminal yang dikelola perusahaan ini merupakan bagian dari sistem angkutan penyeberangan. Ia terhubung secara integrasi dengan Pelabuhan Tanjung Wangi. Rencananya, pengelolaan salah satu terminalnya akan dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) bersama KSOP Kelas III Tanjung Wangi. Penandatanganan kerjasama itu ditargetkan akhir tahun 2025 mendatang.

Jadi, ada dua hal yang berjalan: konsesi jangka panjang untuk PT Pelabuhan Lembar Sejahtera dan rencana kerjasama pemanfaatan yang akan segera menyusul. Semuanya bertujuan menggerakkan roda perekonomian di wilayah tersebut.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar