Christhoper Natanael Raja
Jakarta – Menjelang Ramadan 2026, pemerintah daerah tampaknya berhasil menahan laju inflasi untuk sejumlah bahan pangan yang biasanya bergejolak. Capaian ini patut disyukuri. Namun begitu, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengingatkan agar kewaspadaan tak boleh kendur. Stabilitas pasokan harus dijaga hingga momen Idulfitri nanti.
"Kita pertahankan sampai dengan hari raya Idulfitri," tegas Tomsi.
Pernyataan itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026, Selasa (3/3) lalu, di Kantor Kemendagri. Rapat yang digelar bersama evaluasi program perumahan dan jaminan produk halal itu dihadiri cukup banyak pihak. Mulai dari perwakilan KSP, Kementerian PUPR, hingga Badan Pangan Nasional.
Secara virtual, pertemuan itu juga mempertemukan unsur BPS, TNI-Polri, Kementerian Perdagangan, Bulog, Kejaksaan Agung, Kementerian Pertanian, dan BPJPH. Tak ketinggalan, seluruh kepala daerah dan Forkopimda se-Indonesia turut menyimak.
Tomsi punya pesan khusus untuk para kepala daerah. Ia meminta mereka proaktif, turun langsung ke pasar untuk merespons setiap anomali harga yang muncul. Menurutnya, strategi daerah yang berhasil menekan inflasi perlu ditiru agar tidak terjadi kesenjangan harga yang ekstrem antar wilayah yang berdekatan.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Penerbangan Tambahan dan Armada Khusus untuk Jemaah Umrah di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Pengacara Junaedi Saibih Divonis Bebas Murni dari Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan
TNI Konfirmasi Oknum Anggota Aktif Pelaku Penganiayaan Driver Taksi Online di Tangerang
Raymond/Joaquin Tembus 16 Besar All England Usai Laga Tiga Gim Sengit