Gelombang Ketiga Pemagangan Nasional Dibuka, 37 Ribu Lowongan Menanti

- Kamis, 04 Desember 2025 | 11:25 WIB
Gelombang Ketiga Pemagangan Nasional Dibuka, 37 Ribu Lowongan Menanti

Pendaftaran Program Pemagangan Nasional gelombang ketiga resmi dibuka hari ini. Bagi para fresh graduate yang baru saja wisuda, ini kesempatan emas. Kementerian Ketenagakerjaan membuka pintu selebar-lebarnya mulai tanggal 4 hingga 7 Desember 2025 mendatang.

Caranya gampang, kok. Calon peserta cukup mendaftar online lewat situs maganghub milik Kemnaker. Syarat utamanya, kamu harus lulusan perguruan tinggi antara 1 Desember 2024 dan 30 November 2025. Jadi, yang wisudaan tahun ini masih kebagian.

Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, target pemerintah cukup ambisius.

“Batch ini kami buka khusus untuk lulusan perguruan tinggi periode 1 Desember 2024 hingga 30 November 2025,” jelasnya dalam rilis resmi, Kamis (4/12/2025).

Targetnya, ada 25 ribu peserta yang akan direkrut. Tapi tenang, lowongannya jauh lebih banyak. Dari data yang ada, tersedia 37.510 lowongan magang! Rinciannya, kementerian dan lembaga negara menyumbang hampir 9 ribu lowongan, sementara perusahaan swasta menawarkan lebih dari 28 ribu. Kalau dihitung total posisinya, ada 16.269 kesempatan yang menunggu.

Nah, setelah pendaftaran tutup, prosesnya berlanjut. Seleksi bakal digelar tanggal 8 sampai 11 Desember. Hasilnya diumumkan sehari kemudian, tepatnya tanggal 12. Peserta yang lolos kemudian akan dapat orientasi dari mentor sebelum benar-benar terjun magang pada 16 Desember 2025.

Program ini memang dirancang sebagai jembatan. Tujuannya sederhana: mempertemukan lulusan kampus dengan realita dunia kerja. Peserta akan magang selama setengah tahun. Yang menarik, mereka berhak dapat uang saku sesuai Upah Minimum daerah tempat magang. Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian sebagai bentuk perlindungan.

Jadi, buat yang sedang cari pengalaman, program ini layak dipertimbangkan. Kesempatannya terbuka lebar.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar