Sebuah video yang memperlihatkan mobil Toyota Fortuner dikeroyok massa di kawasan Ciledug, Tangerang, Banten, pada Jumat (12/6/2026) malam viral di media sosial. Peristiwa yang sempat memicu spekulasi di kalangan warganet itu ternyata merupakan bagian dari rangkaian penangkapan kasus narkoba.
Unggahan akun Instagram @ciledug24jamz, yang dikutip pada Sabtu (13/6/2026), menggambarkan suasana mencekam di lokasi kejadian. Dalam keterangannya, disebutkan bahwa pengemudi Fortuner diduga melakukan tabrak lari dan kemudian diamuk warga saat terjebak kemacetan.
Namun, Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Prasetyo Nugroho, memberikan klarifikasi berbeda. Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi dalam konteks penangkapan terhadap seorang pengedar narkotika.
"Salah satu temannya sudah kita amankan. Terus dia masih ada di mobil, nah mau kita tangkap, dia berusaha melarikan diri. Kita kejar sama anggota kita," ujar Prasetyo.
Menurut Prasetyo, warga yang menyaksikan aksi kejar-kejaran itu secara spontan berteriak bahwa mobil tersebut adalah pelaku tabrak lari. Teriakan itu kemudian memicu pengendara lain untuk ikut menghentikan laju kendaraan.
"(Terkait) sinte. Tembakau sinte," katanya saat ditanya mengenai jenis narkoba yang terlibat dalam kasus ini.
Sementara itu, Prasetyo belum dapat memberikan keterangan lebih rinci karena proses pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung. "Ini masih kita dalami. Entah-entah dia sebagai pengguna atau yang lainnya masih kita dalami karena masih dalam pemeriksaan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Dhyo Haw Hipnotis Ribuan Pengunjung PRJ 2026 dengan Musik Reggae
Minat Investor AS Melonjak, Danantara Jajaki Penerbitan Obligasi Global Tenor 30 Tahun
Investor AS Dominasi Kepemilikan Obligasi Global Perdana Danantara, Serap 52 Persen Tenor 10 Tahun
Komisi IX DPR Buka Alasan Rapat Bareng BGN Digelar Tertutup: Anggaran Belum Final