217 Jiwa di Kampung Parakan Muncang, Bogor, Alami Kekeringan Akibat Curah Hujan Menurun

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:05 WIB
217 Jiwa di Kampung Parakan Muncang, Bogor, Alami Kekeringan Akibat Curah Hujan Menurun

Sebanyak 217 jiwa di Kampung Parakan Muncang, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami dampak kekeringan akibat menurunnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menyebabkan sumber air bersih warga menyusut drastis, sehingga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa penurunan curah hujan menjadi penyebab utama berkurangnya debit mata air di wilayah tersebut. “Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Adam, sebanyak 60 kepala keluarga atau 217 jiwa tercatat sebagai korban terdampak kekeringan. Untuk meringankan beban warga, petugas BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih pada Jumat (12/6) sebanyak 5.000 liter. “Korban terdampak di Kampung Parakan Muncang sebanyak 60 KK dengan 217 jiwa,” jelasnya.

Sementara itu, sisa air yang tidak langsung terdistribusi ditampung di sebuah tangki penampungan yang berada di area masjid setempat. Langkah ini diambil agar warga tetap memiliki cadangan air bersih dalam beberapa hari ke depan. “Untuk sementara kebutuhan air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat, dan sisa air yang masih ada di tangki ditampung di penampungan air masjid untuk masyarakat di wilayah tersebut,” pungkas Adam.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar