Rahasia di Balik Pintu Kamar Hotel
Bagi para traveler yang sering menginap di hotel, tentu paham bahwa staf housekeeping punya peran penting. Mereka bagai pahlawan tanpa tanda jasa yang bekerja di balik layar, memastikan kamar tamu selalu bersih dan nyaman untuk beristirahat.
Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya, sebenarnya apa sih yang mereka perhatikan saat membersihkan kamar kita? Ternyata, ada beberapa hal yang menarik perhatian mereka.
Perilaku Tamu dan Isu Keberlanjutan
Andy De Silva, CEO Hotel Emporium, mengungkapkan bahwa yang paling menarik perhatian stafnya bukanlah barang-barang berantakan, melainkan kebiasaan tamu terkait penggunaan barang sekali pakai.
Mereka memperhatikan berapa banyak botol plastik dan gelas stirofoam yang terbuang, pemakaian handuk yang berlebihan, serta limbah dari perlengkapan mandi dan alat makan sekali pakai.
Menurut De Silva, baik hotel maupun tamu bisa berkontribusi pada kelestarian lingkungan dengan langkah sederhana. Misalnya dengan menggunakan dispenser sabun, memakai handuk lebih dari satu kali, atau dengan memasang tanda-tanda penghematan air di kamar mandi.
Masalah Sampah yang Berserakan
Di sisi lain, Kim Randall yang bekerja sebagai housekeeper di Hilton Baltimore Inner Harbor punya pandangan berbeda. Baginya, kamar yang berantakan sebenarnya bukan masalah besar. Yang benar-benar menyulitkan adalah ketika sampah berserakan di mana-mana.
"Kalau saya lihat sampah bertebaran di seluruh ruangan, ya saya tahu bakal sulit membersihkannya dalam waktu terbatas," ujarnya.
Sisa pasta gigi di wastafel, saluran pembuangan bathtub yang tersumbat, dan tumpukan sampah bisa membuat proses pembersihan memakan waktu jauh lebih lama.
Artikel Terkait
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran
Suzuki Pastikan Suku Cadang Baleno Tetap Tersedia Meski Sudah Pensiun
Raja Ampat Pasang Tarif Masuk Baru: Rp 1 Juta untuk Turis Asing
Layanan Kesehatan di Wilayah Banjir Sumatera Mulai Bangkit, 87 RS Kembali Beroperasi