BTN Pacu Kredit 8,5% di 2025: Strategi Beyond Mortgage & Kinerja Terkini

- Selasa, 18 November 2025 | 15:05 WIB
BTN Pacu Kredit 8,5% di 2025: Strategi Beyond Mortgage & Kinerja Terkini
BTN Targetkan Pertumbuhan Kredit 8-8,5% di Akhir 2025 - Strategi Beyond Mortgage

BTN Pacu Pertumbuhan Kredit 8-8,5% Hingga Akhir 2025 dengan Strategi Beyond Mortgage

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dengan tegas mempertahankan target pertumbuhan kredit yang optimis, yaitu pada kisaran 8 hingga 8,5 persen hingga penutupan tahun 2025. Komitmen ini dinyatakan kuat meskipun bank telah menyelesaikan proses spin-off atas Unit Usaha Syariah (UUS)-nya.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2025, realisasi pertumbuhan kredit perusahaan telah mencapai 8 persen. Angka ini melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang berada di level 7,8 hingga 7,9 persen. Pencapaian ini menjadi fondasi untuk mempertahankan posisi kompetitif BTN di pasar.

Strategi Beyond Mortgage dan Fokus pada Consumer Banking

Optimisme mencapai target akhir tahun ditopang oleh dua strategi utama. Pertama, adalah fokus yang berkelanjutan pada pembiayaan dan pembangunan sektor perumahan. Kedua, BTN secara agresif mengembangkan layanan consumer banking untuk memenuhi beragam kebutuhan finansial keluarga Indonesia. Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang BTN yang dinamai "Beyond Mortgage", yang bertujuan untuk memperluas portofolio layanan keuangan di luar produk kredit pemilikan rumah (KPR) konvensional.

Kinerja Pendanaan dan Likuiditas yang Kuat

Di sisi pendanaan, BTN mencatatkan performa yang sangat menggembirakan. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat solid di angka sekitar 13 persen. Nixon menegaskan bahwa pertumbuhan dana masyarakat ini bersifat berkelanjutan dan tidak sepenuhnya bergantung pada penempatan dana dari pemerintah.

Sebagai bukti kekuatan fundamental, Nixon menjelaskan bahwa bahkan jika dana pemerintah senilai Rp25 triliun dikecualikan dari perhitungan, pertumbuhan DPK BTN tetap sehat di kisaran 9 hingga 10 persen. Hal ini menunjukkan likuiditas bank yang terjaga dengan baik.

Kualitas Aset yang Terus Membaik

Secara keseluruhan, kinerja BTN dinilai sangat kuat. Indikator kesehatan bank, yaitu rasio Non-Performing Loan (NPL), diproyeksikan menunjukkan tren perbaikan dan penurunan yang positif jika dibandingkan dengan posisi pada bulan September.

Nixon menyampaikan keyakinannya bahwa kondisi operasional bank pasca-pandemic telah stabil. Dengan fondasi yang semakin sehat, BTN berharap dapat mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi lagi pada tahun-tahun mendatang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar