Di sisi pendanaan, BTN mencatatkan performa yang sangat menggembirakan. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat solid di angka sekitar 13 persen. Nixon menegaskan bahwa pertumbuhan dana masyarakat ini bersifat berkelanjutan dan tidak sepenuhnya bergantung pada penempatan dana dari pemerintah.
Sebagai bukti kekuatan fundamental, Nixon menjelaskan bahwa bahkan jika dana pemerintah senilai Rp25 triliun dikecualikan dari perhitungan, pertumbuhan DPK BTN tetap sehat di kisaran 9 hingga 10 persen. Hal ini menunjukkan likuiditas bank yang terjaga dengan baik.
Kualitas Aset yang Terus Membaik
Secara keseluruhan, kinerja BTN dinilai sangat kuat. Indikator kesehatan bank, yaitu rasio Non-Performing Loan (NPL), diproyeksikan menunjukkan tren perbaikan dan penurunan yang positif jika dibandingkan dengan posisi pada bulan September.
Nixon menyampaikan keyakinannya bahwa kondisi operasional bank pasca-pandemic telah stabil. Dengan fondasi yang semakin sehat, BTN berharap dapat mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi lagi pada tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Setelah Sembilan Tahun, Produksi Minyak Indonesia Akhirnya Naik
Kilang Teapot China Berburu Minyak Baru Usai Venezuela Berpaling ke AS
TNI AL Bongkar Muat Alat Berat di Lhokseumawe untuk Percepat Rehabilitasi Pascabencana
Rahasia Tak Tertulis di Dapur Padang: Bawang Merah Harus Lebih Banyak!