Pramono Anung menambahkan bahwa proyek LRT Jakarta Fase 1B ini sendiri masih dalam tahap pengerjaan dan belum sepenuhnya rampung. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa pembahasan tarif belum bisa dilakukan.
“Karena, jadi aja belum kok sudah mau masang tarif,” kata dia tegas.
Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa proses pembahasan dan penetapan tarif LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai baru akan dilakukan setelah proyek konstruksi dinyatakan selesai. Keputusan akhir mengenai tarif juga akan diambil melalui mekanisme rapat resmi, bukan secara sepihak.
“Jadi, jadi dulu baru urusan tarif nanti dibicarakan dan selalu dalam memutuskan, saya pasti memutuskan dalam rapat. Enggak pernah saya memutuskan semuanya di luar rapat,” pungkas Pramono Anung.
Artikel Terkait
Gol Bunuh Diri di Menit Akir Antarkan Vietnam U-23 ke Ambang Perempatfinal
Suzuki S-Presso Berubah Jadi Mini Jimny, Pedagang Bali Pasang Harga Rp 188 Juta
David da Silva Siap Tinggalkan Nostalgia, Bawa Malut United Serang Markas Persebaya
Ekonom UI: Defisit APBN 2025 Masih Aman, Bukan Sinyal Krisis