Pramono Anung menambahkan bahwa proyek LRT Jakarta Fase 1B ini sendiri masih dalam tahap pengerjaan dan belum sepenuhnya rampung. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa pembahasan tarif belum bisa dilakukan.
“Karena, jadi aja belum kok sudah mau masang tarif,” kata dia tegas.
Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa proses pembahasan dan penetapan tarif LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai baru akan dilakukan setelah proyek konstruksi dinyatakan selesai. Keputusan akhir mengenai tarif juga akan diambil melalui mekanisme rapat resmi, bukan secara sepihak.
“Jadi, jadi dulu baru urusan tarif nanti dibicarakan dan selalu dalam memutuskan, saya pasti memutuskan dalam rapat. Enggak pernah saya memutuskan semuanya di luar rapat,” pungkas Pramono Anung.
Artikel Terkait
Prancis Resmi Tarik Seluruh Cadangan Emas dari New York ke Paris
Gubernur DKI Siapkan Beasiswa LPDP Khusus untuk Anak Betawi Berprestasi
Madura United Kalahkan Persik Kediri 2-1 dalam Laga Sengit di Gelora Bangkalan
Pemerintah Kaji Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc untuk Kasus Andrie Yunus