BRI Perkuat UMKM: Capai Rp1.474,8 Triliun DPK & Laba Rp41,2 T di 2025

- Minggu, 16 November 2025 | 08:15 WIB
BRI Perkuat UMKM: Capai Rp1.474,8 Triliun DPK & Laba Rp41,2 T di 2025
BRI Perkuat Program Pemberdayaan UMKM Sebagai Pilar Ekonomi Nasional

BRI Perkuat Program Pemberdayaan UMKM Sebagai Pilar Ekonomi Nasional

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Berlandaskan semangat Asta Cita, BRI fokus pada pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi rakyat melalui berbagai program pemberdayaan yang terintegrasi.

Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menegaskan bahwa program pemberdayaan ini merupakan fondasi kunci untuk mendukung agenda pembangunan nasional secara menyeluruh. Hingga akhir September 2025, capaian program-program ini sangat signifikan.

Pencapaian Konkret Program Pemberdayaan UMKM BRI

Berikut adalah beberapa inisiatif unggulan BRI dalam memberdayakan UMKM:

Desa BRILiaN: BRI telah berhasil membina sebanyak 4.909 Desa BRILiaN yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Program ini dirancang untuk memacu pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.

KlasterkuHidupku: Melalui program ini, BRI telah mengembangkan 41.715 klaster usaha yang bertujuan memperkuat sektor produktif berbasis komunitas.

LinkUMKM: Platform digital BRI ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 13,6 juta pelaku UMKM. LinkUMKM membantu usaha mikro dan kecil untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kapasitas bisnis, dan mempercepat transformasi digital.

Selain itu, BRI juga aktif membina 54 Rumah BUMN dan telah menyelenggarakan lebih dari 17.000 sesi pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM.

Dampak Positif terhadap Kinerja Keuangan BRI

Komitmen BRI dalam pemberdayaan UMKM ternyata sejalan dengan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan tren positif hingga Triwulan III 2025. Beberapa indikator kinerja utama BRI meliputi:

Dana Pihak Ketiga (DPK): BRI berhasil mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar 8,2% secara year-on-year (yoy), menjadi Rp1.474,8 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana murah atau CASA yang terus menguat.

Penyaluran Kredit: Di sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,3% secara year-on-year, mencapai Rp1.438,1 triliun.

Laba Bersih: Dampak dari perbaikan fundamental kinerja ini, BRI berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp41,2 triliun pada periode yang sama.

Program pemberdayaan UMKM yang dijalankan BRI tidak hanya menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap ketahanan dan pertumbuhan bisnis perseroan, sekaligus mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar