Rincian Utang Kereta Cepat Whoosh
Diketahui, total beban utang proyek Whoosh mencapai 7,27 miliar dolar AS atau setara dengan Rp120,38 triliun (asumsi kurs Rp16.500).
Sebanyak 75 persen dari total pembiayaan proyek ini berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB) dengan suku bunga 2 persen dan tenor pelunasan 40 tahun.
PT PSBI sebagai Penanggung Utang
PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), yang merupakan konsorsium pengelola Whoosh, menjadi pihak yang menanggung utang transportasi cepat ini.
Konsorsium PSBI dipimpin oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan beranggotakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga, serta PT Perkebunan Nusantara I.
Artikel Terkait
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir
Analis Bongkar Agenda Terselubung di Balik Janji Kerja Mati-Matian Jokowi untuk PSI