MURIANETWORK.COM -Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait sekitar 10 juta rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang diduga salah sasaran dengan total nilai mencapai Rp2 triliun menuai sorotan publik.
Wakil Sekjen Partai Demokrat Didik Mukrianto menilai hal ini sebagai potret sistem penyaluran bansos yang rentan terhadap penyimpangan.
"Temuan PPATK ini menggambarkan potret sistem penyaluran bansos yang rentan terhadap penyimpangan, mengindikasikan adanya potensi penyimpangan sistemik dan praktik terorganisir yang memanfaatkan celah dalam sistem penyaluran bansos," katanya seperti dikutip redaksi melalui akun X, Senin 7 Juli 2025.
Menurutnya, masalah ini bukan sekadar persoalan ketidaktepatan sasaran, tetapi sudah mengarah pada penyalahgunaan dana yang bertentangan dengan tujuan utama bansos.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir