MURIANETWORK.COM – Menjelang akhir tahun anggaran 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tengah berada di bawah tekanan. Tugasnya? Memastikan kondisi APBN tetap aman sampai detik terakhir. Bukan perkara mudah, rupanya.
Tekanan itu bahkan merenggut waktu tidurnya. Purbaya mengaku sempat terjaga sepanjang malam, matanya terus menatap pergerakan angka-angka penerimaan negara yang terus bergeser hingga menit-menit akhir.
"Was-was. Karena angkanya geser terus nih sampai malam," ujarnya.
Suaranya terdengar lelah namun lega saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, pada Rabu 31 Desember 2025 itu.
"Ya hanya detik-detik ini banyak uang masuk juga. Baru tahu saya. Saya pikir kalau Menteri Keuangan 31 Desember udah tenang. Rupanya belum tuh," candanya, mencairkan ketegangan.
Kekhawatiran puncaknya, menurut dia, terjadi tepat di malam sebelum tutup buku. Bayangan defisit yang bisa meloncat melintasi batas aman jelas bikin dag-dig-dug.
"Semalamnya saya nggak bisa tidur. Uangnya masuk nggak ya?" kata Purbaya, menggambarkan kecemasannya waktu itu dengan jujur.
Artikel Terkait
Iwakum Desak Polisi Usut Tuntas Teror Beruntun kepada Aktivis dan Konten Kreator
Mahfud MD Ungkap Kerinduan Publik pada Polisi yang Jadi Legenda
Demokrat Buka Suara Soal SBY yang Dituding Dalang Isu Ijazah Jokowi
Roy Suryo Soroti Sindiran Tajam Slank di Lagu Republik Fufufafa