Ia berjanji, pemulihan akan dilakukan menyeluruh. "Insyaallah kita akan perbaiki semuanya, rumah-rumah yang rusak akan kita bantu."
Memang, tantangan belum sepenuhnya sirna. Prabowo mengakui, akses darat ke beberapa kabupaten masih terputus. Tapi itu bukan halangan. Pemerintah telah mengerahkan jalur udara untuk memastikan bantuan tetap mengalir.
"Beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat, tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helikopter, pesawat," jelasnya. "Di Aceh pun demikian."
Di akhir kunjungan, Presiden menyempatkan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kata-katanya sederhana, tapi terasa tulus.
"Saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Saya berdoa bapak-bapak ibu-ibu tegar," tuturnya.
Kunjungan singkat itu mungkin tak langsung mengeringkan banjir. Tapi setidaknya, bagi warga yang terdampak, kehadiran pemimpin tertinggi negara memberi sedikit kepastian: mereka tidak sendirian.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir