Namun, sayangnya, kendaraan ini tidak akan masuk produksi. Kenapa?
Karena Suzuki ingin menegaskan bahwa kendaraan komersial ringan seperti Super Carry dapat digunakan untuk kegiatan menyenangkan selain aktivitas kerja.
Suzuki Super Carry yang saat ini dipasarkan di Jepang hadir dengan mesin R06A 3-silinder DOHC 12-klep VVT 658 cc, sesuai standar Kei Car.
Dengan output tenaga 50 dk di 6.200 rpm dan torsi puncak 59 Nm di 3.500 rpm, Super Carry dilengkapi dengan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan.
Pilihan penggerak meliputi 2WD (penggerak depan) dan 4WD, serta varian tipe L dengan tampilan standar dan tipe X dengan fitur lebih lengkap.
Meskipun memiliki performa dan fitur yang mengesankan, Suzuki Super Carry tetap diakses dengan harga terjangkau.
Dibanderol mulai dari 1.058.200 Yen sampai yang termahal Rp 1.447.600 Yen, setara dengan Rp 115,4 jutaan - Rp 157,9 jutaan.
Harga yang kompetitif membuat Super Carry menjadi pilihan menarik di pasar kendaraan komersial di Jepang.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: rimbanews.com
Artikel Terkait
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia
Geely Pacu Ambisi, Targetkan Jual 3,45 Juta Unit di 2026 Usai Cetak Rekor