murianetwork.com -- Daihatsu Indonesia berhasil melakukan ekspor mobil ke lebih dari 60 negara setelah sempat terhenti akibat skandal manipulasi uji keselamatan.
Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning dan Communication Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, menyatakan bahwa setelah menerima konfirmasi dari otoritas sebagian besar negara tujuan ekspor, pengiriman kembali dilakukan mulai tanggal 26 Desember 2023.
Sebelumnya, produksi mobil Daihatsu buatan Indonesia untuk pasar ekspor sempat ditangguhkan menyusul temuan skandal manipulasi uji keselamatan oleh tim komite independen di Jepang.
Melansir dari YouTube Oto Bitz Daihatsu Motor Company Limited (DMC) dan Toyota Motor Corporation (TMC) merespons dengan menyetop pengiriman mobil secara global, termasuk kendaraan seperti Akia Avanza, Velos Rise, dan Yaris Cross.
Pada 20 Desember 2023, hanya dua hari setelah penghentian pengiriman global, ADM mendapatkan konfirmasi dari Principal Daihatsu bahwa produk yang diproduksinya tidak terkait dengan masalah kualitas dan keselamatan yang menjadi sorotan.
Setelah penyelesaian masalah tersebut, ekspor mobil Daihatsu kembali dilakukan secara bertahap.
Kembali beroperasinya ekspor ini menandai langkah positif bagi Daihatsu Indonesia, yang konsisten memastikan kendaraan produksinya memenuhi regulasi setiap negara tujuan ekspor.
Sri Agung Handayani menegaskan bahwa pihak ADM telah memastikan keamanan dan kualitas mobil sebelum melakukan pengiriman kembali.
Dengan kembalinya ekspor mobil Daihatsu, industri otomotif Indonesia dapat melanjutkan kontribusinya dalam menyuplai kendaraan berkualitas ke pasar internasional, mengakhiri fase sulit pasca-skandal dan kembali memperkuat citra produk Daihatsu di dunia.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayopalembang.com
Artikel Terkait
Chery Q Resmi Meluncur di Indonesia, Mobil Listrik Hatchback dengan Daya Tempuh 400 Kilometer
BYD Atto 1 Hadirkan Varian STD Seharga Rp199 Juta, Target Perluas Pasar Mobil Listrik Perkotaan
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 42,5 Persen pada April 2026, Capai 14.815 Unit
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus