Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali

- Minggu, 05 April 2026 | 03:10 WIB
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali

Namun begitu, kunci keberhasilan China sebenarnya terletak pada perubahan persepsi. Dulu, mobil buatan China mungkin dianggap murahan. Sekarang? Konsumen melihat nilai lebih: harga yang kompetitif, teknologi yang tak kalah canggih, dan desain yang semakin menarik. Mereka datang dengan paket lengkap.

Fakta ini diperkuat oleh gelombang kedatangan merek baru. Sejak 2020, setidaknya sembilan nama baru dari China mencoba peruntungan di sini. Beberapa, seperti MG Motor dan Chery, langsung diterima pasar. Sementara BYD dan GWM bahkan sudah jadi pemain utama.

Tren kendaraan listrik yang meledak tahun lalu mencapai 103.000 unit jelas memberi angin besar. Merek-merek China mendapat porsi yang signifikan dari kue itu, mengukuhkan posisi mereka bukan sebagai pendatang, melainkan sebagai pemain masa depan.

Melihat semua ini, analis industri mulai membuat prediksi berani. Jika strategi harga agresif dan inovasi teknologi mereka terus berlanjut, bukan mustahil produsen China bakal menguasai lebih dari 40 persen pasar kendaraan baru Australia pada tahun 2030. Sebuah pencapaian yang, sepuluh tahun lalu, mungkin dianggap mustahil.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar