Sebelumnya, bukan hanya Microsoft yang mengkritik. CEO Spotify, Daniel Ek, menyebut tindakan Apple sebagai "pemerasan", sementara CEO Epic, Tim Sweeney, menyebutnya sebagai "skema anti-kompetitif dengan biaya sampah".
Baca Juga: Harga Terjangkau! iQOO Luncurkan iQOO Pad Air, Tablet Baru dengan Fitur Unggulan
Uni Eropa memberikan tenggat waktu hingga awal Maret untuk semua perusahaan teknologi menyesuaikan kebijakan layanan mereka di wilayah Eropa.
Dalam menghadapi gelombang protes ini, pertanyaannya sekarang adalah, apakah Apple akan merubah kebijakan kontroversialnya atau memilih untuk mempertahankannya? Waktu akan memberikan jawabannya.***
Dapatkan Update Berita, Informasi Terkini dan BreakingNews setiap hari dari murianetwork.com. Mari bergabung dengan "Google.News - TiNewss", caranya klik "Google News", lalu klik mengikuti.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: tinewss.com
Artikel Terkait
Impor 105.000 Pikap India Ditangguhkan, Gaikindo Klaim Kapasitas Lokal Mencukupi
Changan Raup Ratusan Pemesanan dan Dua Penghargaan di IIMS 2026
Polisi Kanada Gunakan Drone untuk Tilang, Justru Dituding Sebagai Sumber Gangguan
Honda Stylo 160 Jadi Primadona, Wahana Honda Jual Lebih dari 500 Unit di IIMS 2026