murianetwork.com - Suzuki, sebagai produsen otomotif yang telah melahirkan puluhan jenis mobil, memiliki kisah sukses dan nasib berbeda dalam dua produknya, yakni Suzuki S-Presso dan Suzuki Capucinno.
Puluhan juta mobil Suzuki telah diproduksi, namun tak semua mendapatkan sambutan yang sama di pasaran.
Dalam perbandingan ini, kita akan melihat dua ekstrem, dimulai dengan Suzuki S-Presso yang tidak mendapat dukungan konsumen karena desainnya yang dianggap aneh.
Baca Juga: BYD Siap Ramaikan Pasar Pikap Double Cabin dengan Desain Maskulin dan Teknologi Canggih
S-Presso, dihargai sekitar Rp 168 juta, memiliki desain hatchback dengan dimensi 3.565 mm P x 1.520 mm L x 1.565 mm T. Mesin segaris 1L 3-silinder menjadi mesin penggeraknya. Namun, bentuknya yang dianggap aneh membuatnya kurang diminati di pasar.
Di sisi lain, Suzuki Capucinno, meskipun dihentikan produksinya pada tahun 1998, masih dicari oleh para kolektor dengan harga yang terus meningkat, bahkan lampu depannya saja bisa mencapai Rp 18 juta.
Artikel Terkait
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia
Geely Pacu Ambisi, Targetkan Jual 3,45 Juta Unit di 2026 Usai Cetak Rekor