Richard Yu, direktur utama Huawei, telah menegaskan keterlibatan serius perusahaan di industri mobil listrik.
Baca Juga: Huawei Kejar Xiaomi, Ikuti Langkah Membuat Mobil Listrik di China
Dengan empat kolaborasi sukses sebelumnya, Huawei telah membuktikan komitmennya terhadap mobil listrik dengan model-model seperti AITO M9 dan Luxeed S7.
Menariknya, Stelato kemungkinan akan berjalan di sistem operasi HarmonyOS buatan Huawei. Apa implikasinya terhadap pengalaman pengemudi dan konektivitas di era digital ini?
Bukan hanya Stelato, Huawei juga sedang mempersiapkan proyek dengan JAC, termasuk pengembangan mobil listrik MPV "X6" yang dijadwalkan untuk muncul pada akhir 2024.
Baca Juga: 5 Cara Bikin Jamu Tradisional, Mudah Dibuat di Rumah
Sebagai pembaca yang cerdas, Anda sekarang memiliki wawasan mendalam tentang kolaborasi antara Huawei dan Stelato yang akan membawa sedan listrik baru ke pasar.
Tantangan terbesar adalah bagaimana industri otomotif menghadapi masa depan elektrifikasi ini.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: indonewstoday.com
Artikel Terkait
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024
Jeep Indonesia Luncurkan Wrangler dan Gladiator Facelift 2026 di Hari 4x4
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali
WhatsApp Uji Coba Aplikasi Mandiri untuk CarPlay