Lukaku Percaya Diri Hadapi Spanyol di Perempat Final Piala Dunia 2026

- Jumat, 10 Juli 2026 | 15:00 WIB
Lukaku Percaya Diri Hadapi Spanyol di Perempat Final Piala Dunia 2026

Tak banyak yang mengunggulkan Belgia saat berhadapan dengan Spanyol di perempat final Piala Dunia 2026. Namun, Romelu Lukaku justru menunjukkan keyakinan tinggi jelang duel penentu tersebut.

Di tengah dominasi La Furia Roja sepanjang turnamen, sang striker percaya Belgia mampu membalikkan prediksi. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Lukaku menilai The Red Devils memiliki kualitas untuk menciptakan kejutan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Timnas Belgia memastikan satu tempat di babak perempat final setelah melewati perjalanan yang tidak mudah. Tantangan berikutnya jauh lebih berat karena mereka harus berhadapan dengan Spanyol, juara Euro 2024 yang tampil konsisten sejak awal kompetisi.

Perjalanan kedua negara menuju delapan besar memperlihatkan kontras yang cukup mencolok. Spanyol melangkah mulus tanpa hambatan berarti, sedangkan Belgia harus berjuang keras bahkan nyaris tersingkir sejak fase grup.

Perbedaan performa tersebut membuat banyak pihak menjagokan La Furia Roja untuk melanjutkan langkah ke semifinal. Meski demikian, situasi itu sama sekali tidak menggoyahkan kepercayaan diri Romelu Lukaku.

Penyerang berusia 33 tahun tersebut menegaskan Belgia tidak datang ke babak perempat final hanya untuk memenuhi jadwal pertandingan. Baginya, keberhasilan menembus delapan besar membuktikan bahwa timnya masih memiliki kemampuan bersaing dengan siapa pun.

"Kalau Anda sudah berhasil melangkah sejauh ini, tentu Anda tidak bermain hanya untuk pulang," ujar Lukaku kepada awak media, Jumat (10/7/2026).

Meski percaya diri, Lukaku tetap mengakui kualitas Spanyol yang tampil impresif sepanjang turnamen. Karena itu, ia menilai Belgia wajib memainkan laga terbaik apabila ingin menghentikan laju salah satu kandidat kuat juara tersebut.

Menurutnya, skuad Belgia memiliki talenta yang cukup untuk memberikan perlawanan sekaligus menciptakan hasil di luar dugaan.

"Saya rasa kami juga memiliki talenta yang dibutuhkan. Besok kami harus memainkan pertandingan yang sempurna," tegasnya.

Di sisi lain, Belgia juga dibayangi catatan kurang menguntungkan saat menghadapi Spanyol. Dalam enam pertemuan terakhir, tim Matador selalu gagal meraih kemenangan atas rivalnya tersebut.

Pertemuan terakhir kedua tim berlangsung pada laga uji coba tahun 2016. Saat itu Belgia harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah dengan skor 0-2.

Meski sejarah tidak berpihak kepada mereka, Belgia kini memiliki kesempatan untuk mengubah cerita. Dengan tiket semifinal sebagai taruhan, Lukaku dan rekan-rekannya bertekad mematahkan rekor buruk sekaligus membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di Piala Dunia 2026.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags