Jelang duel Argentina melawan Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026, perbedaan mencolok antara kedua tim terungkap. Gaji Lionel Messi seorang diri dilaporkan melampaui total nilai pasar seluruh pemain Tanjung Verde.
Timnas Argentina yang dipimpin Messi dijadwalkan menghadapi Tanjung Verde pada Sabtu, 4 Juli 2026. Pertandingan ini diprediksi bukan hanya menjadi adu strategi, tetapi juga memperlihatkan kontras luar biasa antara raksasa sepak bola dunia dan negara kecil dari Afrika.
Menurut laporan harian olahraga AS, total nilai pasar skuad Tanjung Verde hanya mencapai 54,5 juta euro atau sekitar Rp1,11 triliun. Sementara itu, Messi menerima gaji sekitar 70 juta euro per tahun atau setara Rp1,43 triliun. Itu belum termasuk pemasukan iklan yang mencapai 40 juta euro atau sekitar Rp818 miliar setiap tahun.
Perbandingan itu tidak berhenti pada urusan finansial. Tanjung Verde memiliki populasi sekitar 491 ribu jiwa, sedangkan Messi mempunyai 620 juta pengikut di berbagai platform media sosial. Surat kabar tersebut bahkan menuliskan, "Kekayaan Messi diperkirakan melebihi satu miliar euro, sementara PDB negara tersebut hanya lima kali lipat dari angka tersebut."
Di media sosial, dominasi Messi juga terlihat mencolok. Akun Instagram miliknya telah diikuti sekitar 500 juta pengguna, sementara akun resmi tim nasional Tanjung Verde memiliki sekitar 60 ribu pengikut.
Kesenjangan Pengalaman
Perbedaan juga terlihat dari pengalaman internasional. Messi telah mencatat 202 penampilan bersama tim nasional Argentina. Jumlah itu hampir menyamai total pertandingan internasional yang pernah dijalani Tanjung Verde sepanjang sejarahnya, yakni sebanyak 244 laga sejak memainkan pertandingan resmi pertama pada 1978.
Catatan prestasi di ajang dunia pun memperlihatkan kesenjangan yang sama. Kapten Argentina tersebut telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan sukses mengangkat trofi juara satu kali. Sebaliknya, Tanjung Verde bahkan belum mampu menyamai jumlah partisipasi Messi di Piala Dunia. Negara itu baru empat kali tampil di Piala Afrika sebagai pencapaian terbaik mereka di level internasional.
Meski statistik dan kekuatan kedua tim tampak timpang, pertandingan di Piala Dunia tetap menyimpan peluang menghadirkan kejutan. Tanjung Verde kini mengusung harapan untuk menantang salah satu favorit juara sekaligus membuktikan bahwa sepak bola tak selalu ditentukan oleh angka.
Artikel Terkait
Spanyol Hajar Austria 3-0, Oyarzabal Bintang Kemenangan
Julian Nagelsmann Mundur, Jerman Bidik Juergen Klopp
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Aljazair 2-0
Tendangan Bebas Ronaldo Hantam Bagian Vital Bek Kroasia, Portugal Menang Dramatis