Lamine Yamal Ukir Dua Rekor Baru di Piala Dunia 2026, Iniesta Puji Peran Krusialnya

- Jumat, 03 Juli 2026 | 06:45 WIB
Lamine Yamal Ukir Dua Rekor Baru di Piala Dunia 2026, Iniesta Puji Peran Krusialnya

Penyerang sayap tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, mencatatkan dua rekor sejarah baru saat membantu La Furia Roja mengalahkan Austria di Stadion Sofi pada Jumat (3/7/2026) dini hari WIB dalam babak gugur Piala Dunia 2026. Berdasarkan data Opta, pemain berusia 18 tahun itu menjadi pemain termuda sejak 1966 yang berhasil membuat lebih dari sepuluh sentuhan di kotak penalti lawan sekaligus lebih dari sepuluh dribel sukses dalam satu pertandingan.

Yamal rata-rata mencatatkan 12 dribel sukses per 90 menit sepanjang turnamen, menyamai catatan legenda Nigeria, Jay-Jay Okocha, pada Piala Dunia 1998. Meski melepaskan enam tembakan dan menyumbang dua assist dalam laga selama 85 menit, ia justru terlihat sedih saat menerima penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan karena gagal mencetak gol.

Sebelum laga, dalam wawancara dengan Cadena SER, Yamal berbicara mengenai keputusannya memilih membela Spanyol ketimbang Maroko. Ia mengaku tidak menyesali pilihan itu meski sempat mendapat sorakan bernada diskriminatif. "Ada sorakan yang menargetkan umat Muslim, dan saya rasa hal itu mengganggu semua orang, baik warga Senegal, Maroko, maupun umat Muslim Spanyol. Namun, saya sama sekali tidak menyesali pilihan saya, dan jika waktu bisa diputar balik, saya akan memilih Spanyol lagi. Saya tidak suka menggeneralisasi, karena sorakan-sorakan itu tidak mewakili seluruh rakyat Spanyol," ujarnya.

Yamal menyatakan sangat menikmati debutnya di Piala Dunia dan siap mengerahkan seluruh kemampuan demi membawa Spanyol melangkah lebih jauh. "Saya mengerti bahwa saya adalah pemain yang paling dipercaya. Karena saya adalah orang yang dapat membuat perbedaan dan mengubah jalannya pertandingan," katanya usai laga kontra Austria.

Mantan gelandang legendaris Spanyol, Andres Iniesta, memberikan pujian tinggi kepada Yamal. "Lamine Yamal adalah pemain yang sangat penting bagi tim nasional, dan masa depan tim nasional ini jelas juga sangat dipengaruhi oleh seberapa besar kontribusi yang dapat diberikan Lamine Yamal dalam pertandingan-pertandingan," kata Iniesta dalam acara peluncuran tim sepeda di Barcelona.

Iniesta mengingatkan bahwa kompetisi ini sangat ketat dan penuh kejutan, seperti tersingkirnya Jerman dan Belanda lebih awal. "Turnamen semacam ini sangat sulit dan setiap detail sekecil apa pun dapat sangat merugikan Anda," tambahnya. Ia juga menyoroti performa tajam pemain lain, terutama Lionel Messi dan Kylian Mbappé yang masing-masing telah mencetak enam gol. "Bagi saya, Spanyol adalah salah satu favorit, karena para pemainnya, karena apa yang mereka sampaikan kepada saya. Saya tetap sangat optimis dan berharap serta berdoa agar kami mampu meraih bintang kedua," pungkas Iniesta.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags