Keluhan mahalnya biaya akomodasi dan penundaan jadwal akibat badai petir mewarnai laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Ekuador di Stadion Azteca, Mexico City. Harga tiket yang melambung di pasar gelap serta lonjakan harga makanan dan minuman di dalam stadion memicu kekecewaan para pendukung tuan rumah.
"La neta están manchadísimos," kata Roig Almeda, seorang pendukung timnas Meksiko, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap biaya yang harus dikeluarkan untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Ia menambahkan bahwa harga segelas minuman di area stadion sangat memberatkan. "Una chela 300 varos, carísima. Está increíblemente caro," ujarnya.
Sementara itu, pendukung Ekuador, Mauricio dan Lourdes, rela terbang dari New York setelah tim kesayangannya lolos ke babak gugur. "Todo en paz, somos hermanos, naciones hermanas," kata Mauricio.
Selain masalah finansial, alam juga ikut campur. Badai petir melanda kawasan stadion pada pukul 17.30 waktu setempat. Otoritas dan sukarelawan FIFA segera mengaktifkan protokol keselamatan, meminta penonton di area terbuka untuk berlindung. "Por amor de Dios, protéjanse," seru seorang sukarelawan melalui megafon.
Akibat cuaca buruk, kick-off pertandingan antara Meksiko dan Ekuador terpaksa ditunda selama satu jam dari jadwal semula.
Artikel Terkait
Meksiko Taklukkan Ekuador 2-0, Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Babak 32 Besar Piala Dunia
Meksiko vs Ekuador: Duel Hidup-Mati di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Meksiko vs Ekuador: Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca