Real Madrid langsung bergerak mencari pengganti Zinedine Zidane setelah pelatih asal Prancis itu mengumumkan pengunduran dirinya secara mendadak dalam sidang World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa (30/6/2026). Keputusan itu diambil setelah Zidane melewati musim 2025-2026 yang penuh tantangan.
Manajemen klub raksasa Spanyol itu kini dikabarkan menggandeng konsultan olahraga internasional untuk menyeleksi pelatih anyar. Langkah ini diambil guna menganalisis data pemain secara mendalam sebelum menentukan pengganti yang tepat bagi posisi yang telah dipegang Zidane sejak 2016 itu.
Kepergian Zidane meninggalkan standar tinggi. Selama masa jabatannya, ia berhasil mengoleksi total 15 trofi, termasuk tiga gelar Liga Champions berturut-turut, dua trofi La Liga, empat Piala Super UEFA, dua Piala Dunia Antar Klub, dan satu Piala del Rey.
Di tengah kekosongan kursi kepelatihan, bursa pengganti mulai ramai memperbincangkan nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti dan Luis Enrique. Selain spekulasi taktis, momentum pengumuman di forum WEF Davos juga menarik perhatian publik karena adanya pertemuan diplomatik antara Prabowo Subianto dengan Zidane.
Langkah mendadak ini dilaporkan oleh kantor berita internasional Sky Sports dan Reuters berpotensi mengubah dinamika pasar transfer pemain serta kemitraan sponsor global secara signifikan. Saat ini, perusahaan sponsorship dan merchandise Real Madrid juga langsung melakukan evaluasi strategi pemasaran guna menghadapi kompetisi musim mendatang.
Artikel Terkait
Zinedine Zidane Mundur sebagai Pelatih Real Madrid, Picu Gejolak Pasar dan Bursa Pelatih
Real Madrid Lepas Nico Paz ke Como dengan Klausul Buy Back Rp1,63 Triliun
Real Betis Segera Negosiasi Kontrak dengan Dani Ceballos