Jose Mourinho mengaku merasa sakit hati mendengar kritik pedas yang dilontarkan Kylian Mbappe kepada Alvaro Arbeloa. Pernyataan itu muncul setelah Real Madrid mengalahkan Oviedo dengan skor 2-0 di Stadion Santiago Bernabeu pada Jumat dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Mbappe hanya tampil sebagai pemain pengganti dan melontarkan pernyataan kontroversial bahwa dirinya hanya menjadi pilihan keempat di belakang Arbeloa.
Menanggapi hal itu, Arbeloa langsung membantah keras pernyataan Mbappe. Mantan bek Real Madrid itu menegaskan bahwa ia tidak pernah menyampaikan hal serupa kepada siapa pun. Ia juga mengaku kebingungan harus merespons seperti apa karena menurutnya ucapan Mbappe tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Ketika awak media mengonfirmasi langsung kepada Mourinho, pelatih asal Portugal yang pernah menangani Arbeloa di Real Madrid itu pun angkat bicara. Ia mengaku sangat sedih melihat mantan anak asuhnya diperlakukan seperti itu, mengingat kedekatan mereka yang telah terjalin lama.
“Ini menyakitkan. Karena seperti yang Anda katakan, dia adalah seorang teman. Salah satu orang yang telah memberikan segalanya untuk saya saat dia menjadi pemain, dan kini setelah dia menjadi pelatih Real Madrid, ikatan itu tetap ada,” ujar Mourinho kepada Diario AS.
Lebih jauh, Mourinho menyoroti perbedaan besar antara menjadi pemain dan pelatih. Menurutnya, profesi pelatih jauh lebih berat dan penuh tekanan. “Saya sering bercanda dengan mantan pemain saya yang menjadi pelatih, mengatakan kepada mereka, ‘Tunggu beberapa tahun dan Anda akan lihat berapa banyak uban yang Anda dapatkan,’” katanya.
Di akhir pernyataannya, Mourinho mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjalanan karier Arbeloa. “Saya senang dengan apa yang sudah dia capai,” ucap pelatih yang saat ini dikabarkan menjadi salah satu kandidat kuat untuk kembali menukangi Real Madrid sebagai pelatih permanen.
Artikel Terkait
Kiper Paraguay Orlando Gill Ungkap Rahasia di Balik Penyelamatan Penalti yang Tumbangkan Jerman
Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti, Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti, Brasil dan Kanada Juga Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Portugal vs Kroasia: Duel Hidup Mati di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026