Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri demi Fokus Karier di Klub Korea

- Kamis, 30 April 2026 | 16:00 WIB
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri demi Fokus Karier di Klub Korea

JAKARTA – Kabar ini bikin pecinta voli Tanah Air sedikit terhenyak. Megawati Hangestri Pertiwi, si bintang yang sering disebut “Megatron”, resmi mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia. Keputusan ini diambil pas banget dengan kabar bahwa dia direkrut Hyundai E&C Hillstate, klub raksasa Liga Voli Korea, untuk musim 2026/2027.

Lewat surat resmi ke PP PBVSI tertanggal 27 April 2026, Megawati menyampaikan pengunduran dirinya. Langkah ini jelas bikin lini serang Merah Putih kehilangan sosok penting. Apalagi jadwal internasional ke depan padat banget.

Kesehatan dan Karier Jadi Alasan Utama

Dari informasi yang beredar di Instagram Indonesian Volleyball, faktor kesehatan disebut jadi pemicu utama. Megawati bilang, keputusan ini diambil setelah mikirin banyak hal: kondisi fisik yang butuh istirahat, perjalanan kariernya di luar negeri, dan rencana pribadi ke depan. Semuanya dipertimbangkan matang-matang.

Di sisi lain, PP PBVSI menghormati keputusan ini. Federasi sudah menyetujui pengunduran diri Megawati dan berjanji bakal terus mendukungnya. Selama ini, dia memang jadi pilar sekaligus ikon voli putri Indonesia. Pantas kalau mereka tetap memberikan apresiasi.

Timnas Tanpa Megatron: Siapa yang Siap?

Mundurnya Megawati jelas jadi tantangan buat pelatih Marcos Sugiyama. Padahal, sebelumnya PBVSI sudah memanggil 17 pemain untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas). Targetnya? Tiga ajang besar: AVC Nation’s Cup di Filipina, SEA V League di Vietnam dan Thailand, serta AVC Continental Cup di Tianjin.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menekankan soal disiplin waktu. Katanya, semua pemain yang dipanggil harus udah sampai di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul, paling lambat 4 Mei 2026. Tegas, tapi wajar.

“Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul maksimal pada 4 Mei 2026,” ujar Loudry, Senin (27/4).

Nah, tanpa Megawati, beban serang sekarang bertumpu pada nama-nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan ada juga Shindy Sasgia Dwi Yuniar wajah baru yang bakal debut di timnas senior. Mereka punya pekerjaan rumah besar.

Langkah Baru di Negeri Ginseng

Sementara itu, masa depan Megawati di Korea makin jelas. Meski manajemen Hyundai E&C Hillstate belum ngomong resmi, namanya udah muncul di daftar roster pemain mereka untuk musim 2026/2027. Agak nyelip, tapi bikin penasaran.

Menurut data dari Volleybox per 30 April 2026, Megawati masuk dalam tujuh pemain inti klub juara bertahan itu. Ini kayak konfirmasi kalau dia masih jadi primadona di Korea. Apalagi setelah dua musim gemilang bareng Red Sparks, nilai pasarnya jelas naik drastis.

“Megawati menjadi satu-satunya pemain dalam daftar tersebut yang belum diperkenalkan secara resmi oleh pihak klub melalui kanal media sosial mereka. Bahkan nomor punggung yang akan dikenakannya belum diketahui,” tulis laporan itu, ngutip data Volleybox.

Sebenarnya, ketertarikan Hyundai Hillstate ke Megawati udah bukan rahasia. Sejak akhir musim 2024/2025, klub ini dikabarkan mati-matian merekrutnya. Bahkan sempat ada rencana pertukaran pemain yang lumayan rumit. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana dia bakal bersinar di klub barunya. Meski harus ninggalin seragam Timnas demi pemulihan dan karier di level tertinggi Asia, ini langkah yang berani. (")

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar