Arsenal Terancam Kehilangan Gelar Liga Inggris karena Selisih Gol di Tengah Persaingan Ketat dengan Manchester City

- Rabu, 29 April 2026 | 22:35 WIB
Arsenal Terancam Kehilangan Gelar Liga Inggris karena Selisih Gol di Tengah Persaingan Ketat dengan Manchester City

LONDON Arsenal lagi-lagi dihadapkan pada skenario yang bikin deg-degan. Bukan cuma soal performa, tapi juga soal selisih gol. Ya, bisa-bisanya gelar juara Liga Inggris lenyap hanya karena urusan angka-angka kecil itu. Dan semua ini terjadi di tengah persaingan yang super ketat dengan Manchester City, yang masih punya satu tabungan pertandingan.

Saat ini, Arsenal memuncaki klasemen dengan keunggulan tiga poin. Tapi tunggu dulu. Tim asuhan Pep Guardiola itu masih menyimpan satu laga tunda. Satu pertandingan yang bisa mengubah segalanya. Bisa dibilang, situasi ini persis seperti thriller yang bikin penonton geleng-geleng kepala.

Arsenal sebenarnya masih punya peluang untuk menjauh. Kalau menang di laga berikutnya, jarak mereka bisa melebar jadi enam poin. Tapi, jangan keburu senang. Keunggulan itu bisa terasa palsu. Soalnya, kalau Manchester City menang di dua laga sisa mereka bahkan dengan skor minim sekalipun mereka bisa kembali ke puncak. Hanya karena selisih gol. Ironis, ya?

Musim ini, persaingan gelar benar-benar berada di ujung tanduk. Selisih gol bukan lagi sekadar angka di tabel. Ia bisa jadi penentu antara euforia juara atau kekecewaan yang dalam. Setiap gol yang tercipta atau terbuang kini terasa begitu berarti.

Lini Depan Arsenal Terancam Dirombak Total

Ngomong-ngomong soal hasil akhir, Arsenal ternyata sudah punya rencana lain. Mereka bersiap untuk merombak total lini depan. Tujuannya jelas: menambah daya gedor agar kejadian pahit kayak sekarang nggak terulang lagi.

Musim ini, cedera jadi momok. Kai Havertz terganggu masalah fisik, Gabriel Jesus bahkan dikabarkan bakal hengkang di bursa transfer musim panas. Lalu ada Viktor Gyokeres. Awalnya dia kesulitan beradaptasi, tapi akhirnya mencatat 12 gol di liga dan total 18 gol di semua kompetisi. Lumayan, tapi tetap aja kurang greget.

Satu nama yang terus muncul adalah Julian Alvarez. Pemain 26 tahun ini meninggalkan Manchester City pada 2024 untuk bergabung dengan Atletico Madrid. Kini, dia justru bakal menghadapi Arsenal di semifinal Liga Champions. Ironis, bukan?

Barcelona Jadi Ancaman Serius

Tapi, usaha Arsenal untuk mendapatkan Alvarez nggak akan mulus-mulus aja. Barcelona dikabarkan ikut cawe-cawe dalam perburuan striker ini. Mereka juga ngotot.

Di sisi lain, Atletico Madrid diprediksi bakal ngotot mempertahankan pemainnya. Faktor finansial jadi salah satu pertimbangan. Bahkan, ada kemungkinan Alvarez tetap bertahan kalau berhasil diyakinkan. Jadi, semuanya masih abu-abu.

Situasi ini bikin Arsenal terjepit. Bukan cuma di klasemen Liga Inggris, tapi juga di bursa transfer. Tiga opsi kini terbuka untuk Alvarez: pindah ke Arsenal, gabung Barcelona, atau tetap di Atletico. Pilihan yang nggak gampang.

Menariknya, sebelum semua ini, Lionel Messi sempat memuji Alvarez saat Piala Dunia 2022. Kapten Argentina itu bilang dia tampil "extraordinary game" di semifinal. Penampilan yang membawa Argentina ke final. Jadi, jelas kalau Alvarez punya kualitas.

Dengan kondisi sekarang, Arsenal nggak cuma harus fokus menjaga posisi di puncak klasemen. Mereka juga harus memastikan lini depan cukup tajam. Kalau nggak, ancaman gagal juara hanya karena selisih gol bisa benar-benar jadi kenyataan pahit. Dan itu pasti bakal jadi cerita yang nggak enak didengar.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar