BANDUNG Stadion Internasional Banten bakal jadi saksi sebuah duel panas Senin malam nanti. Dewa United akan menjamu Persib Bandung di pekan ke-28 Super League 2025/2026, dan pertandingan ini dijamin bakal seru. Bukan cuma soal tiga poin, tapi juga pengaruhnya yang besar dalam perebutan papan atas. Kick-off pukul 19.00 WIB ini bisa ditonton langsung di Indosiar atau lewat layanan streaming Vidio.
Kalau lihat tabel klasemen, posisi mereka memang beda jauh. Hingga 19 April, Persib masih kokoh di puncak dengan 64 poin. Sementara Dewa United bertengger di peringkat delapan, terpaut 24 angka. Tapi, jangan salah. Jarak yang lebar itu sama sekali nggak bikin pelatih Persib, Bojan Hodak, merasa santai.
Justru sebaliknya. Dia malah tampak sangat waspada. Menurutnya, klasemen saat ini nggak sepenuhnya menggambarkan kualitas lawan yang akan dihadapi.
"Buat saya, mereka itu salah satu tim terbaik di liga. Kenapa posisinya nggak lebih tinggi? Saya juga nggak tahu," ujar Hodak.
Pernyataan itu jelas menunjukkan pendekatan realistis yang diambil Persib. Mereka nggak mau terjebak euforia puncak klasemen. Apalagi di fase akhir kompetisi kayak gini, setiap laga punya tekanan dan dinamikanya sendiri. Satu kekalahan bisa berakibat fatal.
Kekhawatiran Hodak tentu ada alasannya. Di belakang, Borneo FC Samarinda terus membayangi dengan ketat. Kalau Persib lengah sedikit saja, posisi puncak itu bisa ambyar. Makanya, setiap pertandingan termasuk melawan tim peringkat delapan harus dianggap final.
Nah, di sisi lain, Dewa United justru melihat ini sebagai peluang emas. Bagi mereka, posisi kedelapan bukanlah segalanya. Pelatih Jan Olde Riekerink yakin timnya punya kualitas yang lebih baik dari yang terlihat di tabel.
Ia bahkan dengan bangga menyebut catatan pertemuan dengan tim-tim besar.
"Waktu lawan Borneo kan kami menang. Jadi terhadap semua tim papan atas, kami bisa kasih hasil yang bagus," ungkap Riekerink.
Kepercayaan diri semacam ini bisa jadi modal berharga. Tanpa beban berat seperti tim yang kejar gelar, Dewa United justru bisa bermain lebih lepas dan nekat. Itu selalu berbahaya buat tim unggulan.
Hodak sendiri mengakui kedalaman skuad lawan. Menurutnya, Dewa United punya kualitas yang merata di semua lini, yang bikin mereka tetap berbahaya dari menit pertama hingga akhir.
Dengan motivasi tinggi dan kualitas pemain yang ada, Dewa United berpotensi jadi batu sandungan yang serius. Ditambah lagi, mereka main di kandang sendiri. Suporter pasti bakal memberi energi ekstra.
Jadi, pertandingan ini diprediksi bakal ketat dan penuh tensi. Persib berjuang untuk mempertahankan tahta sekaligus menjauh dari kejaran Borneo. Sementara Dewa United ingin membuktikan bahwa mereka layak disebut sebagai tim yang kuat, bukan sekadar penghias klasemen tengah.
Pada intinya, ini lebih dari sekadar pertarungan peringkat pertama melawan kedelapan. Ini adalah duel antara tekanan dan ambisi. Antara tim yang ingin mempertahankan dominasi, dan tim yang punya mimpi untuk mengacaukannya.
Dengan segala faktor yang ada, laga Dewa United kontra Persib Bandung jelas layak dinantikan. Bukan cuma sebagai tontonan, tapi sebagai penentu arah persaingan di papan atas Super League musim ini.
Artikel Terkait
Kapten Carvajal Terpinggirkan, Ketegangan dengan Arbeloa Menguat di Real Madrid
Persis Solo Menang Dramatis, Perburuan Kursi Degradasi Super League Makin Sengit
Tim Indonesia Mulai Adaptasi di Arena Horsens Jelang Piala Thomas & Uber 2026
Krisis Chelsea Makin Dalam, Lima Kalah Beruntun Usai Dibantai Brighton