Tekanan paling langsung tertuju pada Gabriele Gravina, sang ketua federasi. Wakil Ketua Kamar Dagang, Giorgio Mule, kembali menyerukan pengunduran dirinya. Menurut Mule, ada upaya perlindungan dari dalam yang membuat Gravina tetap bertahan di posisinya.
Menghadapi gempuran, Gravina tak mengelak. Dia mengakui bahwa krisis ini nyata. Namun begitu, dia punya pandangan lain soal solusinya.
Reformasi tidak bisa hanya dibebankan pada federasi. Ini butuh refleksi lebih luas yang melibatkan liga dan klub-klub. Semua pihak harus duduk bersama.
Pernyataannya seperti ingin mengingatkan bahwa masalah sepak bola Italia rumit dan berlapis. Bukan sekadar urusan satu dua orang. Tapi, di tengah kegeraman publik yang meluap, argumen itu mungkin akan sulit didengar.
Disusun dari berbagai laporan.
Artikel Terkait
Masalah Paspor Dean James Batalikan Debutnya di Timnas Indonesia
Jean Mota Bawa Pelajaran Berharga dari Lionel Messi ke Persija Jakarta
Persipura Jayapura Hadapi Ujian Krusial Lawan PSIS dalam Perburuan Tiket Liga Super
Pelatih Persebaya Soroti Ujian Mental Jelang Laga Berat Kontra Persita