Zenica malam itu penuh drama. Stadion Bilino Polze gemuruh, menyaksikan sebuah kejutan besar: Italia, juara dunia empat kali, tersingkir dari Piala Dunia 2026. Mereka tumbang di tangan Bosnia & Herzegovina lewat adu penalti yang mencekam, 4-1, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Gol awal Moise Kean di menit ke-15 sempat memberi harapan. Namun, kartu merah untuk Alessandro Bastoni menjelang turun minum mengubah segalanya. Tim Azzurri bertahan mati-matian, tapi tekanan Bosnia akhirnya berbuah. Haris Tabaković menyamakan kedudukan sepuluh menit menjelang waktu normal habis. Babak tambahan tak menghasilkan gol, dan drama pun berpindah ke titik putih. Di sana, mimpi Italia benar-benar pupus.
Nasib serupa menimpa Denmark. Di Praha, mereka juga harus menelan pil pahit kekalahan dari Republik Ceko lewat adu penalti. Pertandingan di EPET ARENA itu berlangsung sengit, berakhir 2-2. Ceko unggul cepat, Denmark menyamakan, lalu unggul lagi di babak tambahan sebelum akhirnya disamakan lagi. Tapi, di adu penalti, penampilan Denmark payah. Mereka hanya mencetak satu gol, sementara Ceko dengan tenang meraih kemenangan 3-1.
Di sisi lain, ada lima tim yang justru merayakan kebahagiaan. Selain Bosnia & Herzegovina dan Republik Ceko, tiga tiket lainnya diraih Turki, Swedia, dan Kongo DR.
Turki harus bekerja keras melawan Kosovo di Pristina. Satu gol Kerem Aktürkoğlu di menit ke-53 jadi pembeda. Itu cukup untuk membawa mereka ke pesta sepak bola global.
Artikel Terkait
Dony Tri Pamungkas Bersinar di FIFA Series, Dipuji Pelatih dan Rekan Setim
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gattuso Minta Maaf Usai Kalah dari Bosnia
Barbarez Ungkap Kunci Bosnia Lolos ke Piala Dunia Usai Singkirkan Italia
Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi, Tumbang dari Bosnia di Playoff