“Ini kemenangan yang sangat besar. Namun pertandingan ini memiliki banyak sisi. Tapi mari kita ambil sisi positifnya dulu," ujar Erik dilansir manutd.com.
"Saya pikir kami bermain sangat bagus dan mendikte permainan selama satu jam. Kami seharusnya unggul 3-0 atau 4-0 namun kami tidak melakukannya dan pada akhirnya itu cukup naif. Cara kami kebobolan seharusnya tidak terjadi, namun kemudian kami menunjukkan ketahanan. Terutama Kobbie Mainoo. Itu adalah gol yang hebat."
Baca Juga: Berikut Persiapan Imlek di Vihara Dharma Ramsi
Perasaan campur aduk dialami punggawa MU dan para tim pelatih. Kemenangan besae yang sudah didepan mata hampir saja punah.
“Perasaannya campur aduk, tapi pada akhirnya kami bahagia. Senang untuk waktu yang lama dengan performa dan level yang kami capai, tetapi jika Anda mendominasi permainan dan memimpin 2-0 dan 3-1, Anda tidak bisa membiarkan lawan bangkit – itu naif dan itu tidak benar," ternag Ten Hag.
"Bagus. Kami harus mengusahakannya tetapi saya sangat senang dengan level yang kami capai dalam 60 menit pertama pertandingan.” ***(011)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: fokussatu.id
Artikel Terkait
Fajar/Fikri Siap Hadapi Gelombang Baru di Malaysia Open 2026
IBL 2026 Bakar Jaringan: Semifinal dan Final Diperpanjang Jadi Best of Five
Maresca Pamit Elegan, Warisan Trofi Chelsea Terlupakan dalam Semalam
Liam Rosenior Resmi Pimpin Chelsea dengan Kontrak Panjang Hingga 2032