Dalam pertandingan tersebut, kapasitas Anfield telah bertambah setelah perluasan Anfield Road Stand dengan mencatatkan 57.158 penggemar, jumlah penonton tertinggi di Anfield sejak 1963.
Baca Juga: Ingin Kampanye Damai di Pemilu 2024, Mahasiswa Islam Indonesia Pangkalpinang Gelar Doa Bersama
Pada laga melawan Arsenal, Klopp mengutarakan keinginannya kepada publik Anfield untuk terus memberikan tekanan sejak detik pertama tanpa harus menunggu saat Klopp berdebat dengan pelatih lawan.
Kelompok pendukung Liverpool, Spirit of Shankly, bereaksi atas komentar Klopp dengan mengungkapkan keprihatinan mereka atas kesulitan untuk mendapatkan tiket dan harga tiket yang tinggi bagi para pendukung remaja Liverpool.
Spirit of Shankly memberikan pernyataan berbunyi, "Kami tidak memiliki argumen dengan Jurgen Klopp yang menyoroti masalah atmosfer Anfield. Itu adalah sesuatu yang didiskusikan oleh penggemar kami secara rutin, ini penting bagi identitas klub, dan Anfield.
"Bukan sebuah kebetulan, tim lawan, pelatih, dan fans berbicara tentang efek Anfield. Kita semua tahu betapa besarnya tekanan penonton terhadap tim tamu, bagaimanapun atmosfernya tidak ada duanya, tanyakan pada Barcelona, atau Dortmund atau (Manchester) City, atau Arsenal musim lalu," tambahnya.
Setelah itu kelompok tersebut menggarisbawahi harga tiket mahal yang membuat para pendukung muda fanatik mereka menjadi kesulitan untuk hadir di Anfield.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: wowbabel.com
Artikel Terkait
Doohan Peringatkan Potensi Gesekan Jika Marquez dan Acosta Jadi Rekan Setim di Ducati
Sugiono Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI, Erick Thohir Dorong Pencak Silat Go Internasional
Prabowo Minta Maaf Gagal Bawa Pencak Silat ke Olimpiade, Serahkan Estafet ke Sugiono
Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF 2026, Takluk 1-2 dari Thailand