Persebaya Hadapi PSM di Bung Tomo, Perebutan Puncak Klasemen dan Kehormatan

- Selasa, 24 Februari 2026 | 12:30 WIB
Persebaya Hadapi PSM di Bung Tomo, Perebutan Puncak Klasemen dan Kehormatan
Duel Raksasa di Bung Tomo

SURABAYA – Rabu malam nanti, Stadion Gelora Bung Tomo bakal berubah jadi kawah candradimuka. Persebaya Surabaya bersiap menghadapi PSM Makassar dalam laga ke-14 mereka di Super League. Ini bukan sekadar pertandingan biasa, tapi soal gengsi. Dua klub dengan sejarah panjang dan rivalitas yang selalu panas.

Bagi Persebaya, situasinya kurang ideal. Mereka baru pulang dari Jepara dengan hasil yang mengecewakan. Jadwal yang padat bikin waktu pemulihan fisik para pemain sangat terbatas. Cuma tiga hari. Pelatih pasti pusing tujuh keliling.

Namun begitu, ada satu energi yang tak boleh dilupakan: Bonek. Dukungan penuh dari tribun dipercaya bisa jadi suntikan mental buat skuad "Green Force". Mereka butuh bangkit, dan cepat. Posisi di klasemen harus dijaga. GBT besok malam diharapkan jadi neraka sesungguhnya bagi tamu dari Makassar.

Statistik yang Nge-per

Kalau lihat catatan pertemuan, seru banget. Dari tiga belas laga sebelumnya, hasilnya benar-benar imbang. Masing-masing menang lima kali. Tiga sisanya? Ya seri. Persaingan gol juga ketat. PSM cetak lima belas, Persebaya cuma selisih satu di bawahnya.

Ini bukti rivalitas mereka bukan main-main. Selisihnya selalu tipis. Laga ke-14 ini, mau nggak mau, akan memecah kebuntuan statistik yang sudah bertahun jadi pertanda kesetaraan.

PSM Datang dengan Keyakinan

Di sisi lain, PSM Makassar datang dengan modal percaya diri yang gede. Meski baru tumbang dari Persija, tim berjuluk Juku Eja ini dikenal punya mental baja. Mereka nggak gampang ciut.

Pelatih mereka, Bernardo Tavares, mengakui tantangan di Surabaya akan berat. Fokusnya sekarang pada pemulihan fisik pemain. Tapi ada bumbu lain yang bikin laga ini makin berasa: Tavares ini mantan pelatih Persebaya. Pasti ada rasa ingin membuktikan sesuatu.

"Ini pertandingan yang emosional bagi saya," katanya dalam sebuah sesi latihan.

"Tapi yang terpenting adalah bagaimana kami disiplin dalam bertahan dan mengambil peluang. Poin di kandang lawan sangat berharga."

Strateginya kemungkinan besar akan mengandalkan pertahanan solid dan serangan balik cepat. Mau mencuri poin di markas salah satu tim terkuat di Jawa Timur.

Warisan Perserikatan yang Masih Membara

Duel Persebaya vs PSM itu selalu bawa aroma klasik. Sejak era Perserikatan dulu, dua klub ini sudah jadi ikon. Pertemuannya jarang yang membosankan. Karakter pemain dari kedua kubu sama-sama keras, pantang menyerah.

Publik menanti. Siapa akhirnya yang akan memimpin di statistik head-to-head? Semua bisa berubah dari detail kecil: sebuah kesalahan pertahanan, eksekusi set-piece, atau bahkan ledakan emosi di lapangan.

Kedua tim diprediksi bakal main terbuka. Agresif sejak peluit awal. Hasilnya? Kita lihat saja nanti di Gelora Bung Tomo yang pasti akan gemuruh. Poin penuh di pekan ke-23 ini sangat menentukan jalan mereka ke puncak.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar