Namun, diakui bahwa pengalaman dan jam terbang sangat krusial dan penampilan mereka terkadang tidak stabil.
"Para pemain muda telah mengalami pasang surut dalam hal performa mereka. Tetapi tekad dan keinginan mereka untuk bermain terus meningkat," kata Shin Tae-yong dikutip dari Sports Kyunghang.
Pelatih kelahiran Yeongdeok ini mengakui bahwa saat awal pemain timnas Indonesia kurang disiplin.
Bahkan, ada perbedaan yang jauh saat dia memimpin Indonesia dan Korea Selatan.
Tentu ini jadi masalah dan butuh waktu untuk merubah kebiasaan buruk itu.
"Tidak seperti pemain Korea, yang tiba di tempat latihan dan bersiap-siap dalam waktu dua atau tiga menit. Pemain Indonesia tidak keluar sampai 10 atau 15 menit kemudian dan lebih santai," ujarnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: detiksumsel.com
Artikel Terkait
Alex Marquez Akui Persaingan Gila dan Kejar Podium Perdana MotoGP 2026
Persija Jakarta Hadapi Persebaya dalam Laga Krusial Perburuan Gelar Liga Super
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Badminton Asia Championships 2026
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tekanan dan Harapan Jelang Semifinal Lawan Vietnam