Allegri Desak Peningkatan Objektivitas VAR dan Perubahan Aturan Offside di Serie A

- Selasa, 17 Februari 2026 | 22:30 WIB
Allegri Desak Peningkatan Objektivitas VAR dan Perubahan Aturan Offside di Serie A

MURIANETWORK.COM - Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, mendesak peningkatan objektivitas VAR dan perubahan aturan offside tertentu di Serie A. Seruannya ini disampaikan dalam konferensi pers jelang laga tunda melawan Como, Selasa malam, di tengah sorotan panas pasca-Derby d’Italia antara Inter Milan dan Juventus. Pertandingan yang berakhir 3-2 itu diwarnai insiden kartu merah kontroversial dan aksi diving yang kembali memicu perdebatan tentang konsistensi keputusan wasit.

Fokus pada Peningkatan, Bukan Polemik

Allegri dengan tegas memilih untuk mengalihkan perhatian timnya dari perdebatan yang meluas usai laga sengit di akhir pekan. Baginya, energi lebih baik dicurahkan untuk persiapan tim ketimbang terlibat dalam analisis berlarut-larut.

“Banyak orang sudah berbicara tentang Derby itu, jadi tidak ada gunanya kami terus membahasnya. Kami harus menjaga energi untuk diri sendiri, tidak membuangnya pada apa yang terjadi pada orang lain,” tegasnya.

Desakan untuk Objektivitas VAR yang Lebih Baik

Meski enggan berkomentar panjang lebar tentang insiden spesifik, pelatih berpenampilan kalem itu menyoroti kebutuhan mendesak akan peningkatan kualitas sistem VAR. Menurutnya, teknologi pendukung wasit harus mampu meminimalisasi ruang untuk interpretasi yang subjektif.

“Hal terpenting adalah ada orang-orang kompeten yang bekerja untuk meningkatkan objektivitas VAR, karena situasi seperti itu tidak bisa diperdebatkan," tutur Allegri.

Dia mengakui kompleksitas tugas wasit di era sepak bola modern yang sangat cepat. Namun, hal itu bukan alasan untuk berpuas diri. Allegri meyakini proses perbaikan sedang berjalan, meski membutuhkan waktu.

“Kami perlu meningkatkan VAR dan mencari solusi, dan saya yakin mereka sedang melakukannya. Itu tidak bisa terjadi dalam semalam. Mari mencoba mencapai objektivitas,” lanjutnya.

Kritik terhadap Aturan Offside yang Dinilai Janggal

Selain soal VAR, Allegri juga menyasar satu regulasi spesifik yang dinilainya tidak logis: aturan offside yang berujung pada pemberian sepak pojok. Dari sudut pandangnya sebagai praktisi yang memahami dinamika lapangan, keputusan seperti itu patut dikoreksi.

“Menurut saya, satu hal yang mutlak perlu diubah adalah ketika terjadi offside dan situasinya menghasilkan sepak pojok. Sepak pojok itu seharusnya tidak diberikan sama sekali,” ujarnya dengan nada tegas.

Diving: Subjektivitas yang Sulit Dihilangkan

Ketika kembali ditanya tentang masalah diving atau simulasi, Allegri mengambil sudut pandang yang realistis. Dia menggarisbawahi bahwa dalam batas tertentu, penilaian terhadap aksi pemain di kotak penalti tetap berada di wilayah kebijaksanaan wasit.

“Itu subjektivitas, tergantung pada kebijaksanaan wasit. Tidak ada yang bisa kami lakukan soal itu. Saya saja kesulitan memilih susunan pemain, apalagi memberi tahu apa yang harus dilakukan VAR. Sepak bola bukan permainan yang mudah dijelaskan, kami tidak bisa mendoktrin semua orang,” paparnya.

Meski demikian, Allegri tak menampik bahwa insiden kontroversial seperti yang terjadi di Derby d’Italia meninggalkan rasa kecewa. “Apa yang terjadi pada Sabtu itu mengecewakan bagi semua orang, tetapi saya rasa yang paling kecewa adalah para pelaku utama dalam peristiwa itu,” pungkasnya.

Pernyataan sang pelatih ini semakin mengukuhkan bahwa di balik rivalitas sengit, ada kebutuhan bersama akan konsistensi penerapan aturan. Dalam persaingan ketat Serie A, setiap keputusan yang dianggap melenceng berpotensi mengubah narasi kompetisi dan merusak integritas pertandingan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar