MURIANETWORK.COM - Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, menjadi sorotan usai menunjukkan reaksi emosional saat ditarik keluar pada laga melawan Bhayangkara FC, Sabtu (14/2) di Stadion Gelora Bung Tomo. Alih-alih menegur, pelatih Bernardo Tavares justru menyikapi luapan amarah pemain asal Brasil itu dengan pemahaman, menyebutnya sebagai wujud ambisi.
Reaksi Emosional Sang Kapten
Suasana panas di GBT makin terasa ketika Bruno Moreira, yang diganti pada menit ke-66, terlihat melempar botol minuman dalam kekesalannya. Keputusan pelatih Bernardo Tavares untuk menarik sang kapten dan memasukkan Pedro Matos tampaknya sulit diterima Bruno, terlebih saat timnya sedang tertinggal 1-2. Momen ini terasa istimewa mengingat Bruno adalah pilar yang hampir tak pernah absen dalam 17 pertandingan sebelumnya.
Namun, respons pelatih justru mengejutkan. Tavares, dengan tenang, menyatakan ia tak mempermasalahkan luapan emosi pemainnya itu. Baginya, reaksi tersebut justru menunjukkan karakter yang diinginkannya.
"Saya rasa tidak ada pemain yang suka diganti, termasuk Bruno. Jika dia kesal, itu wajar. Kalau dia diganti tapi malah senang, saya justru yang tidak suka dan akan memarahinya. Kekesalan ini menunjukkan dia punya keinginan untuk evaluasi dan perbaikan," tegas Tavares melalui kanal YouTube resmi klub.
Artikel Terkait
Leclerc Soroti Kekurangan Power Unit Ferrari Usai Podium Ketiga di Jepang
PSS Sleman di Puncak Pegadaian Championship, Tekanan Meningkat Jelang Akhir Musim
PSIS Semarang Hadapi Barito Putera dalam Duel Penuh Tekanan di Liga 2
Bursa Transfer Super League: Pemain Brasil Kembali Jadi Primadona