MURIANETWORK.COM - Marc Marquez, salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah MotoGP, secara mengejutkan tidak menyertakan namanya sendiri dalam prediksi susunan grid balap untuk musim 2027. Prediksi yang dilontarkan dalam sebuah sesi wawancara ini langsung memicu gelombang spekulasi mengenai masa depan kariernya di ajang balap motor kelas tertinggi dunia. Pernyataan ini muncul di tengah situasi pasar pembalap yang akan sangat dinamis, menyusul berakhirnya banyak kontrak besar dan akan diberlakukannya regulasi teknis baru pada tahun tersebut.
Prediksi yang Mengguncang dan Isyarat Masa Depan
Ketika diminta untuk menyusun barisan pembalap MotoGP tiga tahun mendatang, Marquez justru membuat keputusan yang paling banyak dibicarakan: menghilangkan namanya dari daftar. Alih-alih, ia memprediksi adiknya, Alex Marquez, akan menjadi tandem Francesco "Pecco" Bagnaia di tim pabrikan Ducati. Langkah ini bukanlah isyarat tanpa konteks. Beberapa waktu sebelumnya, sang juara dunia delapan kali itu pernah mengungkapkan kekhawatiran bahwa kondisi fisiknya mungkin tidak lagi sanggup mengimbangi hasratnya untuk terus berlomba di level tertinggi.
Prediksi lainnya juga tak kalah panas. Marquez memperkirakan Jorge Martin, rival sengitnya di lintasan, akan bergabung dengan Honda. Ia juga menyebut Fabio Quartararo akan pindah ke Aprilia untuk berpasangan dengan Marco Bezzecchi.
Informasi dari Dalam dan Persiapan Menyambut Musim Baru
Yang menarik, Marquez tampak sangat yakin dengan beberapa prediksinya. Saat menyebut nama Celestino Vietti sebagai salah satu pembalap tim VR46 musim depan, ia bahkan mengaku memiliki "terlalu banyak informasi".
Ungkapan tersebut semakin mengeraskan spekulasi bahwa pergerakan pembalap untuk musim-musim mendatang sudah mulai bergulir di balik layar.
Meski memicu perbincangan tentang masa depan jangka panjangnya, fokus Marquez saat ini tetap tertuju pada persiapan menyambut MotoGP 2026. Usai peluncuran motor Ducati GP26, ia memberikan pembaruan mengenai latihan dan pemulihan fisiknya. Marquez menegaskan bahwa seluruh perhatiannya saat ini tercurah untuk memastikan kondisi terbaik menjelang seri pembuka di Thailand, meski baru saja menutup musim 2025 dengan gemilang sebagai juara dunia kesembilan.
Landskap MotoGP yang Akan Berubah
Dinamika yang diprediksi Marquez sejalan dengan analisis banyak pengamat di dalam paddock. Tahun 2027 memang dipandang sebagai titik balik besar karena perubahan regulasi teknis yang signifikan. Ditambah dengan berakhirnya sebagian besar kontrak pembalap top pada akhir 2026, musim perpindahan pemain diprediksi akan menjadi yang paling seru dalam satu dekade terakhir.
Prediksi Marc Marquez, yang datang dari seorang pembalap dengan pengalaman dan jaringan luas di dalam olahraga ini, kini menjadi bahan diskusi utama. Publik dan media pun terus mencermati, apakah ketiadaan namanya dalam grid masa depan itu sekadar permainan prediksi, atau justru sebuah sinyal halus tentang keputusan besar yang sedang ia pertimbangkan untuk karier legendarisnya.
Artikel Terkait
PSM Makassar Tumbang di Kandang Sendiri Usai Dibungkam Dewa United 2-0
PSM Makassar Tumbang di Kandang, Konsistensi dan Pertahanan Jadi Masalah
PSM Makassar Tumbang 0-2 dari Dewa United di Kandang Sendiri
Sergio Castel Undang Bobotoh Percayai Comeback Dramatis Persib di GBLA