MURIANETWORK.COM - Chelsea akan menjamu Leeds United di Stamford Bridge dini hari nanti, dengan misi melanjutkan tren positif di bawah kendali Liam Rosenior. Laga pekan ke-29 Premier League ini menjadi ajang penting bagi The Blues yang sedang berjuang masuk papan atas, sementara Leeds berusaha menjauh dari jerat degradasi. Rekor kandang yang angker dan momentum tim tuan rumah menjadi faktor kunci jelang duel di London Barat ini.
Benteng Stamford Bridge yang Sulit Ditembus
Sejarah pertemuan di kandang sendiri jelas menguntungkan Chelsea. Leeds United tercatat belum pernah merasakan kemenangan dalam tujuh kunjungan terakhirnya ke Stamford Bridge di ajang liga. Bahkan, dalam enam kunjungan terakhir, mereka selalu pulang dengan kekalahan. Catatan positif terakhir The Whites di markas Chelsea terjadi jauh di tahun 1999, sebuah fakta yang semakin mempertegas tantangan berat yang akan mereka hadapi.
Rekor tandang Leeds musim ini juga tidak menggembirakan. Dari 12 laga di kandang lawan, mereka telah kalah tujuh kali dan hanya mengumpulkan tujuh poin. Statistik-statistik ini, meski hanya angka, memberikan gambaran nyata tentang ujian yang menanti tim besutan Daniel Farke tersebut.
Transformasi Chelsea di Tangan Rosenior
Di sisi lain, Chelsea tampak seperti tim yang benar-benar berubah di bawah arahan Liam Rosenior. Sejak ditunjuk, sang manajer berhasil membangkitkan tim yang sebelumnya sempat gagal menang dalam lima laga beruntun. Kini, The Blues berhasil meraih kemenangan dalam empat pertandingan Premier League secara berturut-turut.
Perjalanan mereka pun terbilang meyakinkan, dengan menaklukkan sejumlah rival London seperti Brentford, Crystal Palace, dan West Ham United. Puncaknya adalah kemenangan dramatis atas Wolverhampton Wanderers yang dihiasi hat-trick Cole Palmer. Secara keseluruhan, dalam sembilan pertandingan bersama Rosenior, Chelsea hanya dua kali kalah, itupun di semifinal Carabao Cup melawan Arsenal.
Posisi kelima klasemen dengan selisih satu poin dari zona Liga Champions membuat momentum ini sangat berharga. Chelsea jelas tidak ingin tren positif ini terputus.
Fokus Penuh dari Kubu The Blues
Liam Rosenior menyadari betul bahwa rekor bagus bukan jaminan kemenangan. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan fokus penuh selama 90 menit kepada anak asuhnya.
“Saya ingin kita menjalani 90 menit yang sempurna. Itu tugas saya,” tegas Rosenior.
Ia juga mengingatkan agar timnya tidak lengah, terutama dalam situasi-situasi kritis. “Saya tidak ingin kita memberikan pelangan mudah kepada lawan. Itu adalah sesuatu yang perlu kita perbaiki,” lanjutnya.
Dukungan datang dari kiper Robert Sanchez, yang menegaskan bahwa perjalanan masih panjang. “Kami ingin menjalani pertandingan demi pertandingan, fokus pada kemenangan. Kami masih berkompetisi di tiga turnamen, jadi kami ingin melakukan yang terbaik di semuanya,” ungkap Sanchez.
Semangat Baru dari Leeds United
Meski catatan statistik kurang mendukung, Leeds United datang dengan semangat yang berbeda. Mereka berhasil meraih tiga kemenangan dalam empat laga terakhirnya, sebuah peningkatan performa yang signifikan. Saat ini, The Whites berada di peringkat 16 dengan jarak enam poin dari zona merah, dan setiap poin sangat berharga untuk memastikan keselamatan.
Manajer Daniel Farke meyakini kemenangan terakhir atas Burnley bisa menjadi modal berharga. “Saya pikir ini akan sangat meningkatkan kepercayaan diri kami,” tuturnya.
Sentimen positif juga disampaikan striker utama mereka, Dominic Calvert-Lewin. “Ini adalah langkah ke arah yang benar dan kami akan terus bekerja, berusaha, dan termotivasi lebih lagi untuk terus naik peringkat di klasemen,” tegas sang penyerang.
Kondisi Pemain dan Perkiraan Susunan Pemain
Chelsea masih harus memantau sejumlah pemain yang cedera. Daftar absen diperkirakan masih termasuk Jamie Gittens, Tosin Adarabioyo, Dario Essugo, Romeo Lavia, Levi Colwill, dan Filip Jorgensen. Andrey Santos yang mengalami cedera ringan juga masih dalam pemantauan. Kabar baiknya, Reece James sudah siap kembali setelah absen dua laga.
Dengan tidak banyaknya masalah di tim inti, Chelsea diperkirakan tidak akan mengubah starting eleven yang berjalan dengan baik. Cole Palmer akan tetap diandalkan untuk mendukung Joao Pedro di lini serang.
Leeds hampir bisa turun dengan kekuatan penuh. Hanya Anton Stach yang kemungkinan besar absen, sementara Dominic Calvert-Lewin siap kembali memimpin lini depan. Situasi ini memungkinkan Daniel Farke menurunkan formasi terbaiknya.
Perkiraan Susunan Pemain:
Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; Gusto, Fofana, Chalobah, Cucurella; Caicedo, Fernandez; Estevao, Palmer, Neto; J Pedro.
Leeds United (3-5-2): Darlow; Rodon, Struijk, Justin; Bogle, Aaronson, Ampadu, Gruev, Gudmundsson; Calvert-Lewin, Okafor.
Artikel Terkait
Jack Grealish Dipastikan Absen Hingga Akhir Musim Usai Jalani Operasi Cedera
Analis: Marquez Kini Lebih Bersih dan Presisi, Dominasi MotoGP Makin Kokoh
Pedro Acosta Siap Tingkatkan Kerja Keras untuk Bersaing di MotoGP 2026
Nasib Rashford di Barcelona Bergantung pada Hasil Pilpres Klub