Liverpool Terima Pukulan: Jeremy Jacquet Cedera Bahu Sebelum Bergabung

- Minggu, 08 Februari 2026 | 19:30 WIB
Liverpool Terima Pukulan: Jeremy Jacquet Cedera Bahu Sebelum Bergabung
Berita Sepak Bola

Kabur Buruk untuk Liverpool: Jeremy Jacquet Cedera Bahu

Kabarnya, Jeremy Jacquet harus menepi dulu. Pemain baru Liverpool itu mengalami cedera bahu saat masih membela Rennes. Padahal, transfer senilai £60 juta sekitar Rp1,3 triliun ke Anfield baru saja disepakati pekan lalu. Rencananya, bek Prancis berusia 20 tahun itu baru akan bergabung dengan The Reds pada akhir musim ini.

Kejadiannya berlangsung di babak kedua laga Rennes kontra Lens. Rennes kalah 1-3. Jacquet terjatuh dengan posisi yang kurang wajar, dan langsung menunjukkan tanda-tanda kesakitan. Bukan cuma dia, rekan setimnya, Abdelhamid Ait Boudlal, juga mengalami cedera otot di pertandingan yang sama.

“Ini jelas cukup serius bagi mereka berdua,”

Demikian penjelasan singkat manajer Rennes, Habib Beye, usai pertandingan. Pernyataan itu cukup membuat khawatir, terutama bagi para pendukung Liverpool yang sudah tak sabar menyambut anak asuh Arne Slot tersebut.

Sebelumnya, Liverpool memang sudah mengincar Jacquet sejak lama. Mereka butuh penguatan di lini belakang. Usaha mereka untuk mendapatkan Marc Guehi dari Crystal Palace sempat gagal di musim panas lalu. Nah, Jacquet jadi target utama di bursa transfer Januari ini. Chelsea juga disebut-sebut tertarik, tapi Liverpool yang berhasil mendapatkannya.

Jacquet sendiri punya reputasi bagus. Dia sudah lima kali memperkuat timnas Prancis U-21. Arne Slot, sang manajer, bahkan menyebutnya sebagai “talenta yang sangat besar”.

Sekarang, semua mata tertuju pada proses pemulihannya. Kapan dia bisa kembali berlatih? Dan yang lebih penting, apakah cedera ini akan memengaruhi persiapannya bergabung dengan skuad Liverpool musim depan? Hanya waktu yang bisa menjawab.

SepakBola Liverpool Transfer

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar