MURIANETWORK.COM - Timnas Futsal Indonesia memimpin sementara 4-3 atas Iran dalam partai final Piala Asia Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (15/2/2025) malam. Dalam laga yang penuh tensi tinggi itu, Skuad Garuda menunjukkan mental tangguh dengan bangkit dari ketertinggalan awal dan mampu mempertahankan keunggulan tipis hingga pertengahan babak kedua, meski terus mendapat tekanan dari sang juara bertahan.
Drama di Menit-Menit Awal
Suasana panas langsung terasa sejak wasit meniup peluit pertama. Iran, yang dikenal sebagai raksasa futsal Asia, langsung menancapkan dominasi dan berhasil unggul lebih dulu pada menit ketiga melalui Hossein Tayebibidgoli. Gol cepat itu sempat meredam riuh Indonesia Arena. Namun, respons Timnas Indonesia justru datang dengan lebih dahsyat.
Sebelum kebobolan, sebenarnya Rio Pangestu sudah memberi peringatan lewat tembakan keras yang ditepis kiper Iran. Momen itu seolah menjadi pembuka jalan bagi kebangkitan tuan rumah. Di menit ketujuh, Reza Gunawan berhasil menyamakan kedudukan, memanfaatkan bola liar di depan gawang. Sorak-sorai penonton belum reda ketika, hanya satu menit berselang, Israr Megantara membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Indonesia.
Dua Gol Kilat Israr dan Penyelesaian Cermat
Israr Megantara tampil sebagai bintang dalam rentetan serangan kilat Indonesia. Tidak puas dengan satu gol, pemain itu kembali membobol gawang Bagher Mohammadi pada menit kesembilan. Gol kedua Israr tercipta dari umpan terobosan kiper Ahmad Habiebie, yang diselesaikannya dengan tenang dan akurat. Dalam tempo hanya dua menit, skor berubah drastis dari tertinggal menjadi unggul 3-1.
“Kami sudah mempersiapkan strategi transisi cepat untuk menghadapi Iran. Anak-anak menjalankannya dengan sempurna di sepuluh menit pertama,” ujar pelatih Hector Souto, mengapresiasi konsentrasi tinggi anak asuhnya.
Keunggulan itu hampir bertambah melalui Firman Adriansyah, yang dua kali mengancam gawang Iran namun masih bisa ditepis kiper dan tiang gawang. Di sisi lain, Iran tak tinggal diam dan terus mencari celah. Upaya mereka sempat membuahkan gol di menit ke-16, namun dianulir wasit setelah tinjauan VAR menunjukkan bola telah keluar lebih dulu.
Habiebie Jadi Penyelamat Krusial
Tekanan Iran kian menjadi, dan mereka mendapat hadiah penalti kedua di menit yang sama setelah pertahanan Indonesia melakukan pelanggaran beruntun. Saat itu, Ahmad Habiebie tampil sebagai pahlawan. Dengan refleks brilian, kiper nomor satu Indonesia itu berhasil mementahkan eksekusi Salar Aghapour, menjaga selisih dua gol.
“Saya coba baca arah tendangannya. Alhamdulillah, bola bisa ditahan. Itu momen penting untuk menjaga semangat tim,” jelas Habiebie tentang penyelamatan krusialnya.
Meski demikian, Iran akhirnya berhasil memperkecil jarak jelang akhir babak pertama. Mahdi Karimi memaksimalkan tendangan bebas tidak langsung, mengubah skor menjadi 3-2 saat jeda.
Ujian Mental di Babak Kedua
Memasuki babak penentuan, Iran kembali menaikkan intensitas serangan. Tekanan bertubi-tubi itu akhirnya membuahkan hasil, skor kembali imbang 3-3 di paruh awal babak kedua. Situasi itu menjadi ujian mental terberat bagi Skuad Garuda, yang dihadapkan pada tim berpengalaman dengan mental juara.
Jawabannya justru datang dalam waktu singkat. Kurang dari satu menit setelah kebobolan, Indonesia kembali bangkit dan mencetak gol keempat, mengembalikan keunggulan menjadi 4-3. Gol balasan cepat itu memicu gelombang euforia di tribun, sekaligus menunjukkan ketangguhan karakter tim.
Sisa pertandingan berubah menjadi duel ketahanan fisik dan konsentrasi. Indonesia bermain lebih disiplin dalam mengatur transisi, sementara Habiebie kembali beberapa kali menjadi andalan dengan penyelamatan-penyelamatan penting. Hingga laporan ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung dengan ketegangan tinggi. Satu gol dapat mengubah segalanya, namun Timnas Futsal Indonesia telah membuktikan diri pantas berdiri sejajar dan memberikan perlawanan sengit kepada sang juara bertahan di pentas final.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Lakukan Revolusi Skuad dengan Datangkan 19 Pemain Baru
Persebaya Hantam Bali United 3-1, Jarak ke Puncak Klasemen Liga 1 Menyempit
Timnas Futsal Indonesia Tahan Imbang Iran 5-5, Final Piala Asia 2026 Ditentukan Adu Penalti
Timnas Futsal Indonesia Ungguli Iran 3-2 di Babak Pertama Final Piala Asia