MANCHESTER – Sabtu nanti, Old Trafford bakal bergejolak. Manchester United akan menjamu Tottenham Hotspur, dan meski posisi klasemen keduanya terpaut jauh, pelatih United Michael Carrick sama sekali tak mau meremehkan. Bagi dia, duel ini tetap sebuah ujian yang berat.
Memang, United lagi percaya diri. Tiga kemenangan beruntun dan posisi keempat di papan atas memberi angin segar. Tapi Carrick waspada. Dia menyoroti aksi Spurs yang sempat merepotkan Manchester City di laga sebelumnya. Itu, katanya, adalah sinyal bahaya yang jelas. Tottenham punya daya kejut yang bisa meledak kapan saja.
“Tantangan dari Tottenham jelas ada. Coba lihat saja, terutama bagaimana mereka menyelesaikan pertandingan melawan City beberapa hari lalu,” ujar Carrick.
Ia menambahkan, krisis cedera yang melanda skuad London Utara itu justru membuat persiapannya rumit. Tim lawan kerap berubah-ubah komposisinya, sulit ditebak. Belum lagi kabar kembalinya beberapa pilar mereka.
“Mereka punya pemain yang cedera, keluar masuk, banyak perubahan. Itu justru membuat segalanya lebih menantang dari sudut pandang kami. Tapi sekarang mereka mulai mendapatkan kembali pemain-pemainnya,” jelas Carrick dalam jumpa pers, Sabtu (7/2/2026).
Menurut pengamatan pelatih 44 tahun itu, ancaman terbesar datang dari lini depan. Penyerang Spurs dinilainya sangat aktif, terus bergerak mencari celah dan berusaha meregangkan pertahanan lawan. Itu jadi fokus evaluasi utama skuatnya sepanjang pekan ini.
“Mereka punya penyerang bagus yang berusaha meregangkan lini belakang, bermain ke depan, dan menyerang kotak penalti dengan intens. Itu sesuatu yang harus kita waspadai betul,” tegasnya.
Karena itu, Carrick mengisyaratkan perubahan pendekatan. Gaya main United mungkin akan sedikit berbeda dibanding beberapa laga terakhir. Pesannya jelas: tetap rendah hati, jangan sampai terbawa euforia.
“Kami di tempat yang baik, pemain bekerja dengan bagus minggu ini. Tapi sekali lagi, rendah hati. Jangan terbawa suasana oleh apa yang sudah terjadi,” tuturnya.
Mason Mount Mendekati Comeback
Soal kondisi pemain, ada kabar menggembirakan sekaligus yang harus ditelan. Mason Mount diprediksi bakal kembali lebih cepat dari perkiraan. Sayang, kabar baik itu tak diimbangi dengan perkembangan Matthijs de Ligt yang masih harus bersabar.
“Mungkin Mason lebih cepat. Dia sudah tidak terlalu jauh. Kami harap waktunya tidak lama lagi. Untuk Matta (De Ligt), dia sedang berusaha. Perkembangannya positif, langkahnya baik. Tapi saat ini masih terlalu dini. Semoga juga tidak terlalu lama,” papar Carrick menutup briefing.
Pertandingan ini jelas krusial bagi kedua kubu. United butuh tiga poin penuh untuk mengokohkan posisi di zona Liga Champions. Sementara Tottenham, yang tercecer di posisi ke-14, sangat wajib mencuri angka demi mengangkat moral dan memperbaiki catatan buruk mereka sejauh ini.
Artikel Terkait
Persib Kokohkan Puncak Klasemen Usai Taklukkan Malut United di GBLA
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Iran di Final Piala Asia 2026, Targetkan Sejarah Baru
Dhinda Amartya Pratiwi Bawa Harapan, Tekuk Korea di Semifinal Beregu Asia
Otoritas Liga Pro Saudi Tegaskan Prinsip Kemandirian Klub Menyusul Aksi Ronaldo