MURIANETWORK.COM - PSM Makassar tengah berupaya menyelesaikan proses administrasi penyerang asal Tajikistan, Sheriddin Boboev, menjelang penutupan bursa transfer I-League. Pemain berusia 24 tahun itu berpeluang besar untuk segera diregistrasi dan bahkan bisa langsung dimainkan ketika tim asuhan Tomas Trucha itu menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-20 Liga 1 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Pacu Dokumen di Detik-Detik Akhir
Suasana mendebarkan terasa jelang tenggat waktu pendaftaran pemain. Setibanya di Jakarta, agen yang juga mewakili pelatih Tomas Trucha, Razeen Khalid, langsung bergerak cepat mendampingi Boboev untuk memastikan semua dokumen administratifnya lengkap dan sesuai prosedur. Keberadaan mereka di bawah satu manajemen yang sama dinilai mempermudah koordinasi dalam proses yang serba terburu-buru ini.
Ketegangan momen "transfer deadline day" ini tergambar jelas dalam unggahan Instagram Story sang agen. Ia merepost status Boboev dengan keterangan singkat yang sarat makna: “Transfer deadline day.” Unggahan itu menjadi isyarat nyata bahwa segala upaya sedang dikerahkan untuk menuntaskan proses di menit-menit terakhir.
Perjalanan dari Dushanbe
Boboev sendiri telah menunjukkan komitmennya dengan melakukan perjalanan jauh. Melalui akun Instagram pribadinya, @sherriddinm_, ia mengunggah foto dirinya di dalam pesawat pada Kamis (5 Februari 2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Penerbangannya dimulai dari Bandara Internasional Dushanbe, Tajikistan, sekitar tiga jam sebelumnya.
Dari foto yang diunggah, terlihat potongan logo kuning khas maskapai Somon Air, mengonfirmasi bahwa ia memang sedang dalam perjalanan menuju Indonesia. Kedatangannya dinanti-nanti untuk segera mengisi posisi di lini depan Juku Eja yang membutuhkan penyegaran.
Nasib Lagator Masih Mengambang
Sementara kabar mengenai Boboev semakin jelas, situasi untuk rekrutan lainnya, Dusan Lagator, justru masih diselimuti ketidakpastian. Hingga saat ini, gelandang bertahan asal Montenegro itu belum terlihat tanda-tanda akan segera terbang ke Indonesia atau bergabung dalam latihan.
Padahal, secara kontrak, kedua pemain ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari PSM. Proses registrasi mereka sebelumnya tertahan akibat sanksi FIFA yang membatasi klub untuk mendaftarkan pemain baru. Kini, dengan sanksi tersebut telah dicabut, pihak manajemen fokus menuntaskan administrasi keduanya sebelum waktu benar-benar habis.
Strategi Rekrutmen Tomas Trucha
Upaya mendatangkan Boboev dan Lagator bukanlah tanpa alasan yang jelas. Pelatih Tomas Trucha telah berulang kali menyoroti kebutuhan timnya di bursa transfer paruh musim ini. Ia menginginkan pemain yang bisa langsung memberikan dampak, bukan sekadar pelapis.
“Luka (Čumić) adalah salah satu pemain yang kami datangkan. Saya percaya kami masih berusaha mendatangkan dua pemain lagi,” tutur Trucha dalam sebuah konferensi pers di Stadion Gelora BJ Habibie.
Meski tak menyebut nama, konteks pembicaraan mengarah kuat pada dua target yang sedang diproses. Trucha menekankan bahwa filosofi perekrutan saat ini adalah untuk menciptakan keseimbangan dalam skuad.
“Kami mencari keseimbangan dalam tim. Dengan mendatangkan pemain-pemain baru yang bisa menyeimbangkan skuad,” jelasnya.
Dalam skema pelatih asal Ceko itu, Lagator diproyeksikan menjadi jangkar pertahanan yang fleksibel. Sementara Boboev dilihat sebagai aset serbaguna di lini depan yang dapat diplot sebagai striker, winger, maupun gelandang serang sebuah tipe pemain yang sangat dicari sejak kepergian salah satu amunisinya.
“Sejak Lucas pergi, kami harus mencari pemain bertipikal menyerang. Bisa dimainkan di sayap, di tengah sebagai gelandang serang, atau bahkan striker,” ungkapnya.
Momen Penting untuk Kebangkitan
Jika semua administrasi beres, peluang Boboev untuk langsung turun melawan PSBS Biak terbuka lebar. Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa bagi PSM yang sedang mencari momentum positif setelah rentetan hasil yang kurang memuaskan. Kehadiran wajah baru diharapkan bisa membawa energi segar dan menjadi titik awal kebangkitan.
Kini, semua bergantung pada ketepatan waktu. Kesuksesan menyelesaikan dokumen Boboev tidak hanya akan membuatnya resmi berseragam PSM, tetapi juga berpotensi menjadikannya pahlawan baru di saat tim sangat membutuhkan suntikan semangat.
Artikel Terkait
Manchester United Hadapi Tottenham di Old Trafford, Uji Momentum Positif Carrick Lawan Catatan Buruk
Febri Hariyadi Resmi Tinggalkan Persib, Bergabung dengan Persis Solo
Zaki Ubaidillah Buka Keunggulan Indonesia atas Thailand di BATC 2026
PSIS Semarang Datangkan Bek Kanan Ibrahim Sanjaya, Rekrutan ke-17 Jelang Putaran Ketiga