Persija Pecah Kebuntuan di Indomilk Arena, Kunci Kemenangan Ada di Adaptasi

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:15 WIB
Persija Pecah Kebuntuan di Indomilk Arena, Kunci Kemenangan Ada di Adaptasi

TANGERANG – Di Stadion Indomilk Arena yang ramai, Jumat sore kemarin, Persija Jakarta akhirnya menang juga. Skor 2-0 atas Persita di pekan ke-19 Liga Super 2025-2026 itu bukan datang dengan mudah. Mauricio Souza, sang pelatih, mengakui timnya sempat kesulitan. Adaptasi, katanya, jadi kunci utama kemenangan itu.

Ya, babak pertama berjalan alot. Macan Kemayoran kesulitan menemukan ritme. Permainan mereka terasa kaku, kurang mengalir. Menurut Souza, ini karena pendekatan Persita yang sangat defensif. Mereka menumpuk pemain di belakang dan bermain langsung ke depan untuk berebut bola kedua. Situasi yang memang tricky.

“Kami agak lambat beradaptasi di babak pertama,” ujar Mauricio Souza, dikutip dari situs resmi klub.

“Pola permainan mereka bikin kami kesulitan menemukan ritme. Tapi, syukurlah gol akhirnya tercipta. Itu bikin tim lebih tenang,” tambahnya.

Gol penenang itu datang di menit ke-33. Namanya Gustavo Almeida. Dia paling jeli memanfaatkan bola liar dari sepakan keras Maxwell Souza yang tak bisa ditangkap sempurna kiper Persita. Seketika, suasana berubah. Momentum pun berpindah ke tangan Persija.

Memasuki babak kedua, ceritanya lain. Persija tampil lebih percaya diri. Mereka sudah paham betul cara membaca permainan lawan. Strategi pun disesuaikan. Transisi cepat jadi senjata andalan untuk menyerang ruang kosong yang ditinggalkan pemain Persita.

“Kami manfaatkan kecepatan Maxwell dan Allano untuk serangan balik. Dan strateginya bekerja,” tutur Mauricio.

Buktinya, gol kedua pun lahir tak lama setelah turun minum. Di menit ke-50, kerja sama apik Allano di sayap dan penyelesaian dingin Maxwell sukses menggoyang gawang Persita untuk kedua kalinya. Sepakan terarahnya tak terbendung.

Kontrol Penuh Hingga Peluit Akhir

Dengan keunggulan dua gol, Persija bermain lebih cerdas. Mereka tak gegabah. Disiplin menjaga pertahanan, tapi tetap menyisakan ancaman lewat serangan balik yang tajam. Organisasi pertahanan mereka rapat sekali, membuat Persita nyaris tak punya peluang berarti.

“Setelah gol kedua, kami bisa kontrol pertandingan. Meredam serangan, tapi tetap ciptakan peluang. Babak kedua berjalan sangat baik,” sambung pelatih asal Brasil itu.

Kemenangan ini adalah yang ke-13 bagi Persija sepanjang musim. Koleksi poin mereka kini mencapai 41, dari 19 laga dengan rincian 13 menang, 2 seri, dan 4 kali kalah. Posisi di papan atas semakin kokoh. Hasil yang bagus untuk dibawa pulang sebelum memikirkan pertandingan selanjutnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar