MAKASSAR – Kamis pagi ini, 29 Januari 2026, ada gerakan menarik di kantor KONI Sulsel. Prof. Warsinggih, mantan atlet bulu tangkis yang namanya tak asing lagi, resmi mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua PBSI Sulsel. Langkah ini jelas mengonfirmasi spekulasi yang beredar belakangan soal niatnya terjun ke panggung kepengurusan olahraga.
Dia sendiri membenarkan langsung rencananya. Menurut Warsinggih, untuk tahap pengambilan formulir, dia akan diwakili oleh timnya terlebih dahulu. Baru nanti, saat formulir itu dikembalikan, dia akan turun langsung. "Iya, rencananya ambil formulir. Tapi teman-teman tim yang akan datang ke kantor KONI, saya diwakili dulu," ujarnya, Rabu kemarin.
"Nanti saat pengembalian, saya baru datang langsung," tambahnya, menegaskan komitmennya.
Soal persiapan, tampaknya dia sudah cukup matang. Berbagai dokumen administratif yang diperlukan konon sudah disiapkan, tak terkecuali surat dukungan dari pengurus cabang di tingkat kabupaten dan kota. "Tentu dokumen-dokumen yang dibutuhkan sudah disiapkan. Jadi semuanya dibawa pada saat pengembalian formulir nanti, termasuk dengan surat dukungan dari pengkab dan pengkot," lanjut Warsinggih.
Di sisi lain, muncul suara dari kalangan pengamat. Prof. Ilham Kamaruddin, pengamat olahraga Sulsel, menyoroti hal yang lebih mendasar. Menurutnya, siapapun yang nanti memimpin, fokus utamanya harus tetap pada prestasi atlet.
"Sebenarnya siapa saja bisa, yang penting lahir dari bulu tangkis dan tahu betul soal bulu tangkis. Karena urusan cabor itu, kan, titik poinnya pada peningkatan prestasi," kata Ilham.
Harapannya tidak berhenti di situ. Dia menekankan bahwa ketua terpilih nantinya harus benar-benar fokus dan siap berkorban. Bukan cuma waktu dan tenaga, tapi juga pikiran dan dukungan finansial untuk kemajuan cabang olahraga tersebut.
"Itu sudah konsekuensi bagi seorang ketua. Jadi siapa saja nanti yang terpilih, termasuk Prof Warsinggih, harus benar-benar siap mengorbankan itu untuk bulu tangkis Sulsel," tegas Ilham.
Kini, bola ada di lapangan Warsinggih. Langkah administratif sudah dimulai, tinggal menunggu bagaimana proses selanjutnya dan apakah dukungan yang dijanjikan benar-benar solid. Perjalanan menuju kursi ketua PBSI Sulsel jelas masih panjang.
Artikel Terkait
Semen Padang di Ambang Degradasi, Laga Kontra Dewa United Jadi Penentu Nasib
Indonesia Tantang Denmark di Perempatfinal Piala Uber 2026, Garuda Pertiwi Incar Semifinal
Nottingham Forest vs Aston Villa: Derby Inggris di Semifinal Liga Europa, Dua Klub Berburu Tiket Final Bersejarah
Delegasi Sepak Bola Iran Batal Hadiri Kongres FIFA di Kanada Setelah Ditolak Imigrasi karena Afiliasi dengan Garda Revolusi