Chelsea Hancurkan Kutukan Tandang, Gasak Crystal Palace 3-1

- Senin, 26 Januari 2026 | 12:30 WIB
Chelsea Hancurkan Kutukan Tandang, Gasak Crystal Palace 3-1
Hasil Pertandingan Premier League

Kutukan tandang Chelsea akhirnya pecah juga. Di Selhurst Park yang riuh, Minggu sore itu, The Blues membungkam Crystal Palace dengan skor telak 3-1. Tiga poin krusial itu mereka bawa pulang dari London Selatan, sekaligus mengubur bayang-bayang buruk yang menghantui sepanjang musim.

Bagi Liam Rosenior, kemenangan ini punya rasa yang spesial. Ini adalah kemenangan tandang pertamanya di Liga Premier sejak menduduki kursi kepelatihan Chelsea. Sebuah pencapaian yang, jujur saja, menandai progres yang cukup signifikan dari skuad yang dibangunnya.

Meski harus bermain tanpa Cole Palmer, Chelsea langsung mengambil inisiatif. Tekanan mereka sejak menit pertama memaksa Palace bertahan di wilayah sendiri. Tuan rumah sempat mencoba merespons lewat Mateta dan Sarr, tapi Robert Sanchez di bawah mistar Chelsea tampil solid. Beberapa peluang yang tercipta berhasil dia atasi dengan baik.

Kebuntuan baru terpecah di menit ke-34. Momen itu berawal dari kesalahan fatal Jaydee Canvot. Backpass-nya yang terlalu lemah langsung disambar oleh Estevao.

Winger muda berusia 18 tahun itu dengan gesit mencuri bola, mengelabui Tyrick Mitchell, lalu melepaskan tendangan melengkung dengan kaki kirinya. Dean Henderson cuma bisa menatap bola masuk ke jala. Gol indah itu benar-benar menunjukkan ketenangan si pemain muda di panggung besar.

Memasuki babak kedua, Chelsea malah semakin menggila. Hanya empat menit setelah restart, Estevao kembali beraksi. Kali ini perannya sebagai pengumpan. Upan matangnya disambar Joao Pedro.

Penyerang asal Brasil itu dengan cerdik mengecoh Adam Wharton sebelum melepaskan tembakan keras. Gawang Palace bobol untuk kedua kalinya, skor menjadi 2-0.

Tekanan Chelsea terus berlanjut. Situasi semakin buruk untuk Palace ketika wasit Darren England memutuskan untuk meninjau VAR. Insiden handball Jaydee Canvot di kotak penalti akhirnya dinyatakan sebagai pelanggaran. Meski terlihat tidak disengaja, titik putih tetap diberikan.

Enzo Fernandez yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Bola diarahkan ke sudut kanan bawah, memperlebar keunggulan Chelsea menjadi 3-0.

Masalah Palace bertambah runyam di menit ke-73. Adam Wharton menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras dan harus meninggalkan lapangan. Unggul jumlah pemain, Chelsea menguasai permainan dengan leluasa. Mereka mengontrol tempo, mengalirkan bola, dan hampir tak memberi ruang.

Di menit-menit akhir, Palace baru bisa sekadar mengurangi ketinggian. Chris Richards menyundul bola pantul di depan gawang pada menit ke-88. Gol hiburan. Tak lebih dari itu. Peluit panjang pun berbunyi, mengukuhkan kemenangan 3-1 untuk tim tamu.

Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Crystal Palace menjadi 11 laga tanpa kemenangan di semua ajang. Sementara Chelsea, dengan 37 poin, berhasil mempertahankan posisi kelima di klasemen. Asa untuk bersaing di papan atas masih tetap menyala.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar