SOLO – Ambisi Persis Solo untuk menyelamatkan diri dari jurang degradasi di putaran kedua Super League 2025/2026 kini terlihat nyata. Manajemen Laskar Sambernyawa tampaknya tak mau main-main lagi.
Mereka akhirnya membuka kran transfer dengan cukup agresif. Lima pemain baru telah didatangkan, sebuah langkah yang jelas menunjukkan keseriusan tim kebanggaan Surakarta ini untuk segera keluar dari zona merah.
Yang menarik, tiga di antaranya adalah legiun asing yang berasal dari Serbia. Dua pemain lainnya didatangkan dari klub-klub papan atas Indonesia. Ini bukan sekadar tambal sulut, tapi sebuah perombakan besar.
Trio Serbia Mendarat di Bengawan
Gelombang pertama kedatangan pemain baru itu terjadi pada Senin (19/1/2026). Dua nama Serbia, Vukasin Vranes dan Dusan Mijic, lebih dulu mendarat di Solo. Vranes, sang kiper, langsung menyatakan komitmennya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk menjadi bagian dari klub ini. Saya tahu Solo adalah salah satu klub terbesar di Indonesia, dengan penggemar yang hebat,” ujarnya.
Vranes diharapkan menjadi penjaga gawang andalan, sementara Mijic didatangkan untuk memperkuat lini belakang yang kerap bermasalah di putaran pertama.
Namun, sorotan utama mungkin ada pada pemain ketiga. Selasa (20/1/2026) kemarin, Persis resmi memperkenalkan Miroslav Maricic. Pemain berusia 27 tahun ini disebut-sebut sebagai mesin baru di jantung pertahanan.
Klub punya ekspektasi tinggi padanya. Melalui akun Instagram @persisofficial, mereka menyambut, “Mesin baru di jantung permainan dari Serbia telah tiba di Surakarta. Sugeng rawuh, Miroslav Maricic!”
Maricic dikenal sebagai pemain serba bisa. Kabarnya, dia bisa mengisi sepuluh posisi berbeda, dari bek tengah hingga penyerang. Bagi pelatih Milomir Seslija, dia bisa jadi kartu as yang fleksibel.
Tak Hanya Andalkan Asing
Di sisi lain, Persis juga paham bahwa amunisi lokal tak kalah penting. Mereka berhasil mendapatkan dua pemain Indonesia yang sudah punya nama.
Yabes Roni, penyerang sayap yang hampir satu dekade membela Bali United, resmi dipinjamkan. Dia membawa segudang pengalaman, termasuk dua gelar Liga 1 dan 166 penampilan kompetitif. Manajemen berharap visi dan akselerasinya bisa jadi pembeda.
“Visi, energi, dan akselerasi Yabes diharapkan bisa menjadi pembeda di putaran kedua,” ungkap pernyataan klub.
Sebelumnya, bek kanan muda Alfriyanto Nico juga sudah bergabung dengan status pinjaman dari Persija Jakarta. Kehadirannya diharapkan memberi energi segar di sektor pertahanan sayap yang butuh tenaga muda.
Lima nama ini adalah modal baru Persis Solo. Mereka adalah Dusan Mijic (bek tengah/Serbia), Vukasin Vranes (kiper/Serbia), Alfriyanto Nico (bek kanan/pinjaman Persija), Miroslav Maricic (gelandang/Serbia), dan Yabes Roni (sayap/pinjaman Bali United).
Sekarang, tinggal menunggu bagaimana semua potongan puzzle ini disatukan oleh pelatih Seslija. Targetnya jelas: bertahan.
Artikel Terkait
Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Pastikan Tiket Promosi ke Championship Liga 2
Borneo FC Wajib Sapu Bersih Sisa Laga dan Harap Persija Jegal Persib demi Gelar Juara Super League
Pelatih Hyundai Hillstate Pantau Langsung Megawati di Final Proliga, Isyarat Kepulangan ke Liga Voli Korea Semakin Kuat
Kontroversi Sprint MotoGP Spanyol: Marc Márquez Menang meski Manuver Pitlane Diprotes Keras Johann Zarco