Namun begitu, di momen-momen krusial, Lin Chun Yi kembali menunjukkan ketangguhannya. Ketika Jonatan mencoba menekan, lawannya justru tampil lebih dingin. Poin demi poin sengit tercipta, tapi Lin berhasil memimpin 19-18 di fase penentuan.
Di titik itulah Jonatan kehilangan momen. Dua poin beruntun diraih Lin Chun Yi, mengunci kemenangan 21-18 sekaligus mengakhiri perlawanan Jonatan.
Kekalahan ini memaksa Jonatan puas dengan gelar runner-up di turnamen Super 750 tersebut. Di sisi lain, bagi Lin Chun Yi, ini adalah penegasan. Performa konsistennya di level elite BWF akhirnya membuahkan gelar. Jonatan pulang dengan pelajaran, sementara Lin Chun Yi membawa pulang piala.
Artikel Terkait
Setelah Sembilan Tahun, Yusuf Meilana Tinggalkan Persik Kediri
Kabar Duka di Gajayana: Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Usai Ambruk di Lapangan
Jonatan Christie Akui Keunggulan Lin Chun-Yi di Final India Open
Persija Terjepit Aturan: Satu Pemain Asing Harus Angkat Koper